Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Baru Satu Bulan Dilantik, Ini yang Dilakukan Bupati dan Wabup Nagekeo
Regional NTT

Baru Satu Bulan Dilantik, Ini yang Dilakukan Bupati dan Wabup Nagekeo

By Redaksi25 Januari 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati dan wakil Bupati Nagekeo Periode 2018-2024., Pasangan Johanes Don Bosco Do - Marianus Waja. (Foto: sp.beritasatu.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Johanes Don Bosco Do dan Marianus Waja, Bupati dan wakil Bupati Nagekeo baru satu bulan dilantik.

Sebulan menjabat, keduanya banyak melakukan terobosan-terobosan baru untuk kepentingan masyarakat, walau belum ada dana.

Penelusuran VoxNtt.com, terobosan Bupati dan Wabup Nagekeo di antaranya, penimbunan tanah di Terminal Kota Mbay yang selama ini digenangi air, penimbunan tanah dan pembongkaran lapak di dalam Pasar Danga, serta dan penimbuanan tanah pada jalan yang berlubang dari Dadi Wuwu menuju RSD Aeramo.

Selain itu, melakukan penanaman anakan pohon di wilayah Kota Mbay dan sekitarnya. Tujuannya agar Kota Mbay hijau

Sebelumnya, Bupati Don mengatakan, penataan pasar yang berada di jantung Kota Kabupaten Nagekeo itu adalah tanggung jawabnya.

“Soal dana untuk penataan pasar dan terminal dalam kota dan penimbunan tanah jalan berlubang menuju RSD Aeramo menjadi tanggung jawab saya sebagai Bupati,” tegasnya.

Menurut Don, sikap yang ia ambil untuk menata ulang pasar dan penimbunan tanah di jalan yang berlubang menuju RSD Aeramo merupakan bentuk kepeduliannya kepada masyarakat.

“Mereka itu manusia, dengan keadaan pasar dan terminal yang kotor dan jorok itu, apa wajar bagi mereka untuk melakukan aktivitas jual beli Karena itu kita melakukan pembenahan dan penataan, biar lebih rapi, indah dan sehat,” ujarnya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticleInfografik: Populasi Komodo dan Jumlah Pengunjung TNK
Next Article Bupati Nagekeo Lantik Tiga Kades, Ini Pesannya

Related Posts

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Nyawa Samsia Cora Diduga Direnggut Hoaks Terstruktur dan Berskala Masif

27 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026
Terkini

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.