Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pegawai Koperasi Setia Makmur Tenggelam di Sungai Wae Pesi Reok
NTT NEWS

Pegawai Koperasi Setia Makmur Tenggelam di Sungai Wae Pesi Reok

By Redaksi8 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah anggota Polsek Reok saat mencari korban di Sungai Wae Pesi (Foto: Dok. Humas Polres Manggarai)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Pegawai koperasi Setia Makmur, Bonafasius Nusa (20) dikabarkan tenggelam di Sungai Wae Pesi di Tengku Romo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai pada Jumat (08/02/2019) pada Pukul 11.00 Wita.

Bonafasius tenggelam saat sedang mandi bersama kerabatnya Herman Cun (19) di sungai tersebut. Bonafasius tenggelam dan belum ditemukan hingga berita ini diturunkan.

Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu dalam pesan singkat menjelaskan, awalnya korban meminta izin kepada Ketua Koperasi Yohanes Saleh untuk melakukan penagihan di Kampung Nggorang, Desa Bajak.

Korban kemudian menuju ke Asrama Herman Cun di Mangga Dua. Saat tiba, Herman bersama tiga kerabat lainnya sedang mempersiapkan diri untuk mandi di Sungai Wae Pesi.

Korban kemudian memutuskan untuk mengikuti Herman dan sahabatnya mandi di sungai tersebut.

Di sungai, Herman melarang korban untuk tidak mandi di tengah sungai. Larangan korban mengingat arus air sangat deras.

Korban tidak mengindahkan larangan itu kemudian berenang mengikuti Herman ke tengah sungai itu.

Beberapa saat kemudian korban meminta pertolongan kepada tiga teman lainnya yang sedang berada di tepi sungai. Ketiga teman itu kemudian berlari menuju asrama mengambil jeriken dengan maksud membantu korban.

Sekembalinya dari asrama, korban sudah terlihat tenggelam.

Daniel menjelaskan, sekitar Pukul 12.00 Wita, warga sekitar bersama anggota Polsek Reok dan Anggota Polaurud di bawah pimpinan Kapolsek Reok, Ipda Bhekti Indra Kurniawan dan Kasat Polairud Ipda Avong Kolondam melakukan pencarian korban.

Proses pencarian korban itu belum berhasil karena situasi arus sungai yang sangat deras. Selain itu juga minimnya peralatan.

Atas kejadian itu, jelas Daniel, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Reok. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti baik pakaian dan perangkat kerja korban.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Polres Manggarai
Previous ArticleTersangka Kasus Human Trafficking, PKPI Ende: Kita Patuhi Hukum
Next Article Di Nagekeo, Puskesmas Boawae yang Terbanyak Tangani Kasus DBD

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.