Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN»SMPK St. Fransiskus Ruteng Belajar Berdemokrasi
PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

SMPK St. Fransiskus Ruteng Belajar Berdemokrasi

By Redaksi11 Februari 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penyerahan dokumen OSIS secara simbolis dari ketua lama ke ketua baru (Foto: Dok Sekolah)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Demokrasi dalam prakteknya masih dimaknai secara prosedural dan minus isi.

Selain itu, demokrasi di Indonesia akhir-akhir ini makin jauh dari harapan dengan hadirnya hoaks dan isu Suku, Agama, Ras dan Golongan (SARA) di ruang publik.

Gejala ini makin menjerumuskan demokrasi ke dalam jurang pragmatisme.

Kesadaran itu yang melatari pembina dan pengurus OSIS SMPK St. Fransiskus Xaverius Ruteng untuk menggelar pemilihan pengurus OSIS secara demokratis pada 26 Januari 2019 lalu.

Proses pemilihan ketua OSIS (Pilkaos) diikuti oleh seluruh peserta didik (kelas VII, VIII dan IX).

Kepala Sekolah, Pastor Ferdinandus Usman, Pr. S. Fil, menjelaskan, proses pemilihan berjalan secara langsung, umum, bebas dan rahasia. Para siswa juga didorong untuk memilih kandidat ketua yang berintegritas baik dari sisi intelektual, emosional dan spiritualitas.

Sementara 11 kandidat yang bertarung harus melewati 3 tahap seleksi. Tahap I adalah wawancara calon sebagai bagian dari uji kelayakan. Para kandidat diuji oleh staf osis lama.

Pengurus OSIS lama dan baru berpose bersama Pastor Kepala Sekolah usai acara pelantikan

Tahap II yakni seleksi pemaparan visi misi. Dan, tahap III  pemilihan.

Dari 11 kandidat yang bertarung menghasilkan 7 pengurus OSIS yang terpilih.

Mereka ialah Ketua OSIS, Claudia G. V. Min; Wakil Ketua OSIS I, Gilbert R. Dj. Ndoen; Wakil Ketua OSIS II, Natalia S. Syaputri; Sekertaris OSIS I, Anskaria Suryani; Sekertaris OSIS II, Victoria C. Jinorati;, Bendahara OSIS I, Aluisia T. C. Kejuru; dan Bendahara OSIS II, Reinildis Yunita.

Ke-7 pengurus OSIS masa bakti 2019-2020 ini kemudian dilantik pada Senin, 11 Februari 2019 oleh Kepala Sekolah, Rm. Ferdinandus Usman. Upacara pelantikan digelar bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera di SMPK Fransiskus Ruteng.

Pastor Kepala Sekolah yang mengambil sumpah pelantikan disaksikan oleh para waksek, dewan guru dan seluruh siswa yang hadir.

“Kalian adalah siswa-siswi terpilih yang diberikan amanah oleh sekolah dan seluruh peserta didik untuk mengemban tugas menjalankan roda organisasi yang di dalamnya terdapat program-program yang seiring dengan program sekolah. Bekerjalah semaksimal demi terwujudnya SMPK St. Fransiskus yang disiplin, ramah lingkungan dan berkarakter,” demikian pesan Pastor Kepala Sekolah.

Kepala Sekolah, Rm. Ferdinandus Usman, Pr. S. Fil. mengambil sumpah pelantikan yang disaksikan oleh para waksek, dewan guru dan seluruh siswa dengan tertib dan lancar, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan serta serah terima secara simbolis berupa menyerahkan dokumen dari ketua lama kepada ketua baru (Foto: Dok Sekolah)

Sementara, Ketua OSIS terlantik, Grace Min mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang dimandatkan kepadanya. Dia juga meminta dukungan semua pihak dalam menjalankan organisasi satu tahun ke depan.

“Mari berkerja sama dan sama-sama bekerja untuk menjadikan SMPK St. Fransiskus sebagai sekolah yang berkualitas, kreatif, inovatif, bertanggung jawab dan berakhlak mulia,” pintanya.

Pembina asrama sekaligus staf pengajar, Frater Arwin Nasrani berharap OSIS sebagai organisasi intra di Sekolah dapat menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan bakat dan nilai-nilai demokrasi.

Kontributor: Fr. Arwin N

Editor: Boni J

Manggarai SMPK Fransiskus Ruteng
Previous Article33 Kasus dan Satu Meninggal Akibat DBD di Puskesmas Tarus
Next Article Meninggal di Puskesmas Elar, Jasad Markus Pulang Digotong Keluarga dan Warga

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Rumah Warga di Cibal Barat Ambruk Diterpa Hujan dan Angin Kencang

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.