Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Meninggal di Puskesmas Elar, Jasad Markus Pulang Digotong Keluarga dan Warga
HEADLINE

Meninggal di Puskesmas Elar, Jasad Markus Pulang Digotong Keluarga dan Warga

By Redaksi11 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jasad Markus Mbaur (40), pria asal kampung Reong, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, NTT terpaksa pulang digotong keluarga dan warga setempat akibat keterbatasan transportasi dan jalan yang buruk (Foto: Sandy/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Jasad Markus Mbaur (40), pria asal kampung Reong, Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, NTT terpaksa pulang digotong keluarga dan warga setempat.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, Markus menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (11/02/2019) pagi di Puskesmas Elar, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur.

Akibat tidak ada mobil, keluarga dan warga setempat terpaksa menggotong jenazah Markus melewati jalan berbatu-batu (Foto: Sandy/VoxNtt.com)

Menurut pihak keluarga, Silvester Jelatuh (45), almarhum diantar ke Puskesmas Elar pada Minggu (10/2/2019). Namun sampai di Puskesmas, nyawanya tidak tertolong lantaran penyakit yang ia derita sudah sangat kronis.

“Dia sakitnya sangat parah dekat kelamin, kemarin kami bawa ke puskesmas Elar, tapi pagi tadi dia meninggal dunia,” ungkapnya, saat dihubungi VoxNtt.com, melalui sambungan telepon Senin (11/2/2019) siang.

Dikisahkan Silvester, korban tidak sempat di bawah ke rumah sakit Ben Mboi Ruteng lantaran mobil operasional milik Puskesmas berada di Ruteng.

“Menurut petugas mobilnya sedang berada di Ruteng ,” katanya.

Kesulitan akes mobil menunju kampung Reong yang jaraknya sekitar 4 kilometer membuat warga terpaksa menggotong Markus.

Keluarga meratapi jenazah Markus saat tiba kampung halamannya

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P3) Kabupaten Manggarai Timur, Regina Malon, mengatakan kondisi pasien memang sudah sangat sekarat.

“Saya sudah telepon kepala puskesmasnya, kondisinya sudah kolaps artinya sangat parah, sangat sulit untuk dirujuk,” ungkapnya saat dikonfrimasi VoxNtt.com.

Soal mobil dinas yang tidak berada di puskesmas, Malon menyebut bukan karena disengaja.

“Sopir sedang melakukan perpajangan surat izin mengemudi (SIM) di Ruteng,” imbuhnya.

Penulis: Sandy Hayon

Editor: Irvan K

Manggarai Timur Puskesmas Elar
Previous ArticleSMPK St. Fransiskus Ruteng Belajar Berdemokrasi
Next Article Gestianus Sino, Jadi Duta Petani Muda Indonesia hingga Beasiswa Diklat ke Australia

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.