Sebagian jalan rusak menuju Kampung Pau (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
alterntif text

Labuan Bajo, Vox NTT-Masyarakat Pau, Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT keluhkan jalan menuju kampung itu.

Kampung Pau jaraknya tidak jauh dari kota Labuan Bajo.

Tapi jika ditempuh dengan kendaraan roda empat dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Mabar berkisar 1 sampai 2 jam.

Lamanya perjalanan dikarenakan jalan dari Wae Moto sampai Kampung Pau belum tersentuh pembangunan oleh Pemerinta Kabupaten Mabar.

“Sejak Kabupaten Mabar dibentuk jalan kami tidak pernah diperhatikan,” ungkap Tu’a Golo (Tua Adat) Kampung Pau, Filipus Jepandi kepada VoxNtt.com, Jumat (1/3/2019).

Filipus mengisahkan Kampung Pau memiliki sumber mata air yang mengaliri Dalong sampai Labuan Bajo.

Tu’a Golo (Tua Adat) Kampung Pau, Filipus Jepandi (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)

Meskipun demikian, kata Filipus, Pemda Mabar tidak pernah memperhatikan kondisi jalan menuju Kampung Pau.

“Jalan ini sudah kami bahas berulang kali pak, dari musrenbangdes sampai kecamatan tidak ada hasilnya,” aku Filipus.

Ia pun berharap agar Pemda Mabar segera memperhatikan jalan di Kampung Pau, khususnya jalan dari Sokrutung ke Pau dan dari Pau ke Dalong.

Selain jalan, Filipus berharap agar rumah-rumah di Kampung Pau dialiri listrik.

“Kami minta Pemda juga dapat memberikan bantuan listrik kepada kami. Karena di sini rumah juga banyak, ada 49 KK di Kampung Pau,” pinta Filipus.

Baca Juga: Kejari Mabar Gelar Bakti Sosial di Kampung Pau

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba