Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat Keluhkan Jalan Menuju Kampung Pau
Regional NTT

Masyarakat Keluhkan Jalan Menuju Kampung Pau

By Redaksi1 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sebagian jalan rusak menuju Kampung Pau (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Masyarakat Pau, Desa Pantar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT keluhkan jalan menuju kampung itu.

Kampung Pau jaraknya tidak jauh dari kota Labuan Bajo.

Tapi jika ditempuh dengan kendaraan roda empat dari Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Mabar berkisar 1 sampai 2 jam.

Lamanya perjalanan dikarenakan jalan dari Wae Moto sampai Kampung Pau belum tersentuh pembangunan oleh Pemerinta Kabupaten Mabar.

“Sejak Kabupaten Mabar dibentuk jalan kami tidak pernah diperhatikan,” ungkap Tu’a Golo (Tua Adat) Kampung Pau, Filipus Jepandi kepada VoxNtt.com, Jumat (1/3/2019).

Filipus mengisahkan Kampung Pau memiliki sumber mata air yang mengaliri Dalong sampai Labuan Bajo.

Tu’a Golo (Tua Adat) Kampung Pau, Filipus Jepandi (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)

Meskipun demikian, kata Filipus, Pemda Mabar tidak pernah memperhatikan kondisi jalan menuju Kampung Pau.

“Jalan ini sudah kami bahas berulang kali pak, dari musrenbangdes sampai kecamatan tidak ada hasilnya,” aku Filipus.

Ia pun berharap agar Pemda Mabar segera memperhatikan jalan di Kampung Pau, khususnya jalan dari Sokrutung ke Pau dan dari Pau ke Dalong.

Selain jalan, Filipus berharap agar rumah-rumah di Kampung Pau dialiri listrik.

“Kami minta Pemda juga dapat memberikan bantuan listrik kepada kami. Karena di sini rumah juga banyak, ada 49 KK di Kampung Pau,” pinta Filipus.

Baca Juga: Kejari Mabar Gelar Bakti Sosial di Kampung Pau

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Kampung Pau Manggarai Barat
Previous ArticleDemokrat Target Rebut Kursi Pimpinan DPRD NTT
Next Article Pemda Ende Diharapkan Komitmen Bangun Tempat Penampungan ODGJ

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.