Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terminal Haumeni Soe Jadi Arena Futsal, Kadisperhub: Itu Aset Provinsi
NTT NEWS

Terminal Haumeni Soe Jadi Arena Futsal, Kadisperhub: Itu Aset Provinsi

By Redaksi14 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Terminal Haumeni Soe nampak sepi karena tidak dimanfaatkan bus AKDP maupun travel. Anak-anak memanfaatkannya sebagai lapangan futsal. (Foto: L. Ulan/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT-Terminal Haumeni di Kota Soe, Ibu kota Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mubazir dan sudah tidak dimanfaatkan lagi.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (14/03/2019), terminal bus Angkutan Kota dalam Provinsi (AKDP) itu sudah berubah fungsi sebagai lapangan futsal.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadisperhub) TTS, Julius Taneo yang diwawancarai VoxNtt.com, Kamis (14/03/2019), mengatakan terminal bus AKDP tersebut adalah aset milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kita sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT agar dimanfaatkan sehingga jalan jalur dua bisa dimanfaatkan bus AKDP. Hanya saja itu kewenangan provinsi,” jelas Julius Taneo.

Disperhub TTS, jelasnya, saat ini fokus menata kembali Terminal Lama di dalam kota untuk angkutan pedesaan maupun travel.

Baca: Disperhub NTT Disebut Biang Kerok Amburadulnya Jalur Luar dan Terminal Haumeni

“Penataan terminal lama di dalam kota dilakukan agar bisa mengarahkan mobil angkutan pedesaan yang selama ini berada di terminal bayangan bisa masuk terminal,” katanya.

Ditambahkan Julius Taneo, Disperhub pada tahun 2020 mendatang akan membangun lagi satu unit terminal angkutan pedesaan di batas kota, di Oenali.

“Jadi angkutan pedesaan tidak lagi langsung masuk ke dalam kota. Namun di luar kota. Dengan demikian, akan membuka peluang bagi mikrolet angkutan kota maupun ojek dalam kota, untuk antar jemput penumpang,” ujarnya.

Pantauan VoxNtt.com di lokasi terminal Haumeni nampak tidak dimanfaatkan. Bus AKDP maupun travel lebih memilih parkir pada terminal bayangan di luar terminal.

Lokasi yang sepi dari aktivitas ini pun dimanfaatkan sebagai lapangan futsal.

Tak hanya Haumeni, terminal kota pun sama, bus angkutan pedesaan lebih banyak yang memilih ngetem di terminal bayangan Pertanahan, Kelurahan Oebesa. Bahkan tripleks plafon terminal dalam kota nampak sudah roboh dan bolong.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Perhubungan Soe Terminal Haumeni TTS
Previous ArticleTangisan Sang Adik Menyambut Kepulangan Jenazah Robertus
Next Article Bonjer: Umur Ekonomis Jalan Lapen Cuman 2 Tahun

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.