Sampah kiriman bertumpuk di saluran kawasan Bandara Aroeboesman Ende. (Foto: Ian Bala/Vox NTT).

Ende, Vox NTT-Tumpukan sampah yang datang dari berbagai tempat saat musim hujan menumpuk diKawasan Bandara Aroeboesman Ende. Sampah kiriman itu terlihat di saluran air di bibir bandara.

Mahrus Mustafar, Operasional Keamanan Bandara mengatakan, sampah itu belum dibersihkan karena otoritas bandara masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ende.

“Kita masih koordinasi dengan pemerintah karena mereka yang menyiapkan alat. Kalau kita siapkan dana,” ujar Mustafar di Bandara, Jumat (15/03/2019) pagi.

Mayoritas sampah itu adalah botol bekas minuman. (Foto: Ian Bala/Vox NTT).

Mahrus membantah, sampah tersebut bukan berasal dari pihak otoritas bandara. Melainkan sampah kiriman warga sekitar.

“Bukan, itu sampah kiriman. Bukan dari kita,” ucap dia.

Ia menjelaskan, sampah tersebut meluap hingga ke runway saat hujan lebat pada Kamis (14/03/2019) malam. Keadaan itu, kata dia, sangat menganggu aktivitas penerbangan.

“Kita sudah gerakan petugas untuk membersihkan. Iya, meluap sampai ke runway,” jelasnya.

Air yang meluap dari saluran tersebut tergenang persis di bibir runway (Foto: Ian Bala/Vox NTT).

Pantauan Voxntt.com Jumat pagi, tak hanya sampah di kawasan bandara. Namun, air yang meluap dari saluran itu tergenang di bibir runway.

Genangan air itu diperkirakan sedalam 40 cm dan panjang sekitar 100 meter.

Mustafar mengatakan, genangan air itu tidak menganggu aktivitas penerbangan. Hanya dikhawatirkan hujan susulan yang menyebabkan meluber ke runway.

Baca:

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J