Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Berkunjung Ke Sonaf Maubes TTU, BPNB Bali Bahas Natoni
NTT NEWS

Berkunjung Ke Sonaf Maubes TTU, BPNB Bali Bahas Natoni

By Redaksi18 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tim dari BPNB Bali saat diterima dengan tutur adat oleh para tokoh adat di halaman depan Sonaf Maubes,Sabtu 16 Maret 2019. (Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Tim dari Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Bali menggelar kunjungan ke Sonaf Maubes sebagai pusat kerajaan Insana yang terletak di Desa Letmafo Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten TTU, Sabtu (16/03/2019).

Pantauan media ini, Tim BPNB Bali yang diketuai I Gusti Ngurah Jayanti diterima secara  adat (Takanab) oleh para tokoh adat di depan pintu masuk.

Ketiganya, kemudian dipersilahkan masuk ke Lopo Matolas (lopo yang biasa digunakan untuk tempat pertemuan).

Selanjutnya, Tim BPNB Bali diarahkan untuk menggelar ritual adat permohonan izin kepada para leluhur sebelum menggelar kegiatan di lokasi tersebut.

Usai menggelar ritual adat, Tim BPNB Bali berdiskusi dengan para tokoh adat tersebut.

I Gusti Ngurah Jayanti selaku Ketua Tim BPNB Bali saat diwawancara VoxNtt.com menjelaskan, wilayah tugas BPNB Bali mencakup Bali, NTB dan NTT. Tugas dan fungsinya adalah menginventarisasi dan mengkaji nilai-nilai budaya.

Tradisi Natoni (tutur adat dalam bahasa Dawan) kata dia, hingga saat ini belum tercatat sebagai warisan budaya. Tujuan kedatangan mereka ke TTU pun untuk mencatat dan mengkaji, agar kedepannya tradisi Natoni bisa tercatat sebagai warisan budaya nasional.

“Setelah melakukan koordinasi, kami hari ini melakukan focus group diskusi untuk memperdalam informasi yang sudah diberikan narasumber-narasumber kami, baik itu kepala adat maupun kepala administrasi. Jadi, diskusi kami ini melibatkan bukan hanya tokoh adat tapi juga kepala desa setempat,” tuturnya.

Emanuel Nopala selaku Juru Bicara (Malasi) Sonaf Maubes saat dimintai tanggapannya mengaku, sangat berbangga.

Menurutnya, wilayah swapraja Insana pada khususnya dan wilayah Kabupaten TTU pada umumnya memiliki banyak warisan budaya yang diwariskan secara turun temurun.

Sayangnya, demikian Nopala, banyak pula warisan budaya itu yang belum tercatat dengan baik.

Sehingga ia berharap, dengan adanya kunjungan ini, nilai budaya yang dimiliki Sonaf Maubes pada khususnya dan TTU pada umumnya bisa tercatat dengan baik dan lebih dikenal lagi oleh pihak luar.

“Mudah-mudahan lebih banyak orang lagi yang tahu tentang budaya kerajaan Insana,Biboki Dan Miomafo ke depannya. Semoga kunjungan ini bisa membawa satu harapan baik bagi kami,” ujarnya penuh harap.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

 

BPNB Bali Sonaf Maubes TTU
Previous ArticleDilema Revolusi Industri 4.0
Next Article Menyoroti Isu Ketenagakerjaan dalam Debat Cawapres

Related Posts

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.