Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Polisi Periksa Kadis Koperindag Nagekeo
HUKUM DAN KEAMANAN

Polisi Periksa Kadis Koperindag Nagekeo

By Redaksi21 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kanit Tipikor Polres Ngada, Ipda Anselmus Leza (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, Vox NTT- Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Ngada memeriksa Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Nagekeo Gaspar Djawa, Kamis (21/3/2019).

Kadis Gaspar diperiksa sebagai saksi dalam kasus penggusuran dan penataan Pasar Danga, Kecamatan Aesesa.

Kegiatan penataan Pasar Danga yang dilakukan oleh Pemkab Nagekeo diduga tidak melalui sistem perencanaan daerah.

Perencanaan tersebut mulai dari Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja OPD), dan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS).

Polisi juga menduga penataan Pasar Danga tidak ada dalam pembahasan di APBD tahun anggaran 2019.

“Hari ini (Kamis 21/3), kita periksa Kadis Koprindang Kabupaten Nagekeo dalam kaitan penataan Pasar Danga,” ujar Kasat Reskrim Polres Ngada Iptu Anggoro Condro Wibowo, melalui Kanit Tipikor Ipda Anselmus Leza melalui pesan WhatsApp-nya, Kamis siang.

Ipda Ansel menerangkan, saat diperiksa Kadis Gaspar mengakui bahwa paket pekerjaan tersebut tidak ada di Renja, RKPD dan DPA pada Dinas Koperindag Nagekeo.

“Untuk pekerjaan itu sama sekali tidak ada direnja, RKPD dan DPA Dinas Koperindag Nagekeo. Hanya saat ini masih penyesuaian DPA yang telah diasistensi oleh Kementerian Perdagangan di Makassar (Sulawesi Selatan), tapi saat ini DPA penyesuaian belum jadi dan masih proses,” kata Ipda Ansel sebagaimana diterangkan Kadis Gaspar saat pemeriksaan.

Berdasarkan pengakuan Kadis Gaspar, lanjut Ansel, dalam pengusuran dan penataan Pasar Danga itu ada empat bangunan yang dirobohkan.

Di balik penggusuran tersebut,  belum ada persetujuan tertulis dari Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do. Pihak Dinas Koperindag mengeksekusi hanya atas dasar perintah lisan Bupati Don.

Menurut Ansel, pihak Dinas Koperindag juga belum melakukan pelelangan terhadap aset daerah tersebut untuk kemudian disetor ke kas Negara.

Menurut Kadis Gaspar, kata Ipda Ansel, pekerjaan tersebut belum ada dananya. Kadis Gaspar sendiri juga tidak mengetahui sumber dana untuk penataan Pasar Danga.

Sebelumnya, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do mengatakan kepada media bahwa anggaran untuk pembangunan Pasar Danga adalah hasil usahanya sendiri.

Namun setelah dipanggil DPRD Nagekeo dalam rapat kerja bersama, Bupati Don mengaku dana tersebut merupakan bantuan dari Corporate Social Responsibility (CSR) dan sumbangan pihak ketiga.

Saat rapat kerja bersama DPRD tersebut, Bupati Don tidak menjabarkan secara rinci tentang besaran anggaran yang disumbang oleh pihak ketiga dan CSR perusahan dalam pembangunan Pasar Danga.

Pihak-pihak yang menyumbangkan anggaran itu pun hingga kini masih belum diketahui publik.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Dinas Koperindag Nagekeo Nagekeo Pasar Danga Polres Ngada
Previous ArticleTahun 2019, Tiga Kasus Laka Lantas di Matim yang Libatkan Pelajar
Next Article Kunjungi Labuan Bajo, ARB: Golkar Harus Menjadi Nomor 1 di NTT

Related Posts

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

Pengungsi Gempa Nagekeo Keluhkan Kesenjangan Bantuan, Pemkab Diminta Evaluasi Penanganan

23 Agustus 2026

KPK Diminta Awasi Pengelolaan Dana Bantuan Bencana di Nagekeo

22 Agustus 2026
Terkini

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

Istri Wagub NTT Pantau Rumah Warga Terdampak Gempa di Manggarai

26 Agustus 2026

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.