Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kawanan Sapi “Merumput” Bebas di Halaman Kantor Camat Wolowae
Regional NTT

Kawanan Sapi “Merumput” Bebas di Halaman Kantor Camat Wolowae

By Redaksi26 April 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kawanan sapi "merumput" bebas di halaman Kantor Camat Wolowae, Jumat (26/04/2019) (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Kawanan sapi “merumput” bebas di halaman Kantor Camat Wolowae Kabupaten Nagekeo, Jumat (26/04/2019).

Sapi-sapi itu tampak tak diikat di halaman kantor yang terletak di jalan poros pantai utara (pantura) Trans Mbay-Maumere tersebut.

Mateus, salah satu warga Wolowae menegaskan, kondisi ini tentu saja sangat menjatuhkan wibawa dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo di mata publik. Itu terutama jika terus membiarkan kawanan sapi berkeliaran bebas di halaman pemerintahan.

“Sapi berkeliaran dan masuk kantor camat, kantor UPTD Wolowae sudah terbiasa alias lagu lama pak. Entah sengaja atau tidak kita juga tidak tahu,” ujar Mateus yang ditemui VoxNtt.com di sela-sela kegiatan rapat pleno rekapitulasi Pemilu 2019 di Kantor Camat Wolowae, Jumat siang.

Kawanan sapi “merumput” bebas di halaman Kantor Camat Wolowae, Jumat (26/04/2019) (Foto: Arkadius Togo/Vox NTT)

Menurut dia, pemerintah dan DPRD Negekeo seharusnya sudah membuat Perda penertiban hewan ternak. Jika ada Perda, maka tentu ternak-ternak yang berkeliaran bebas bakal ditertibkan.

“Kita memang butuh kabupaten ternak, namun tidak membiarkan hewan ternak itu berkeliaran bebas seperti ini. Jika tidak disikapi oleh pemerintah dan lembaga DPRD Nagekeo, maka Kabupaten Nagekeo tidak elok dipandang oleh publik, baik dari dalam daerah dan dari luar daerah. Lebih parah lagi kawanan ternak berkeliaran di dalam kantor camat,” ujarnya.

Baca Juga: Sapi Berkeliaran di Pasar Marilewa, Diduga Milik Oknum ASN

Selain pemandangan yang tidak elok, kata dia, kawanan ternak ini juga merusak tanaman pekarangan dan mengganggu ketertiban lalu lintas di jalan umum Trans Mbay-Maumere. Akibatnya, banyak kecelakaan lalu lintas dipicu oleh karena kawanan ternak berkeliaran di jalan.

“Saya juga kaget ketika melihat puluhan ternak ini masuk ke kantor camat, apakah mereka masuk untuk membantu pegawai yang kerja di kantor camat ataukah datang melamar kerja penjaga malam karena tidak ada seorang pegawai di kantor camat yang mengusir kawanan ternak tersebut,” ujar Mateus dengan nada sinis.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Nagekeo
Previous ArticlePolres Mabar Amankan Empat Gadis yang Diduga Korban Human Trafficking
Next Article Longsor di Necak, BPBD Matim: Bisa Jadi Peluang Ekonomi

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.