Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Ketua KPU Mabar Diduga Terima Suap Rp 70 Juta, Begini Tanggapannya
HEADLINE

Ketua KPU Mabar Diduga Terima Suap Rp 70 Juta, Begini Tanggapannya

By Redaksi21 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KPU Kabupaten Manggarai Barat, Robertus Din. (Foto: Floresa.co).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat (Mabar), Robertus Din diduga menerima uang suap senilai Rp 70 juta dari calon anggota legislatif Kabupaten Mabar, dari Dapil 1 Mabar, Petronela Madina.

Petronela yang merupakan Caleg nomor urut 11 dari PDI Perjuangan itu mengaku, pemberian uang tersebut kepada Robertus, dengan jaminan, Robertus meloloskan dirinya sebagai anggota legislatif di Kabupaten itu.

Hal itu diungkapkan Petronela saat dijumpai VoxNtt.com di rumahnya, Senin 20 Mei 2019 lalu.

Petronela menjelaskan, saat itu, sebelum Pemilu, dirinya bertandang ke rumah Robertus untuk meminta dukungan dan kerja sama agar meloloskan dirinya menjadi Anggota DPRD Mabar.

Sebagai ikatannya, Petronela melakukan kepok, pa,u tuak (menyampaikan sebuah permohonan menggunakan arak) sebagaimana adat Manggarai.

“Begini ceritanya sebelum pemilu saya pergi ke rumah RD “kepok tuak adat” (bahasa Manggarai) meminta dukungan kerja sama menggolkan dan memenangkan saya agar bisa lolos nanti,” tutur Petronela.

Saat itu kata Petronela, dirinya pergi untuk bertemu Robertus dan membawa uang Rp 30 juta.

Sementara itu, pemberian kedua kata Petronela, Rp 40 juta. Pemberikan Rp 40 juta itu jelas Petronela, berdasarkan permintaan RD yang menelpon dirinya untuk melunasi kekurangan uang tersebut.

Transaksi kedua kata Petronela, diserahkan ke Robertus yang saat itu berada di depan RS Siloam Labuan Bajo. Saat itu lanjut Petronela, proses perhitungan di tingkat PPK masih berlangsung.

Robertus yang dikonfirmasi sejumlah awak media Senin (20/5/2019) membantah menerima suap dari Petronela.

“Ole kraeng (sapaan untuk laki-laki dewasa dalam bahasa Manggarai) tidak ada itu. Kraeng tau saya to. Omong kosong itu,” ungkap Robertus.

Pantauan VoxNtt.com, saat berhadapan dengan awak media, Robertus terlihat seperti sedang dalam keadaan cemas. Ia pun meminta, para wartawan tidak memberitakan persoalan ini.

“Sudahlah kita diam saja. Tidak usah diberitakan,” pinta Robertus.

Atas sikap Robertus, Petronela mengaku kesal. Ia merasa telah dibohongi. Ia juga merasa Robertus tidak lagi peduli dengannya. Selain itu, Robertus juga dinilai, tidak memiliki rasa beban terhadap sejumlah uang yang telah diterimanya.

Penulis: Sello Jome

Editor: Boni J

KPU Mabar KPU Mabar Terima Suap Manggarai Barat Robertus Din
Previous ArticlePilkada Mabar, Golkar Usung Kader Sendiri
Next Article 12 Puskesmas di TTS Belum Terakreditasi, 6 Belum Punya dokter

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.