Pendeta Emi Sahertian saat mendoakan Jenazah Stephen Tolok sebelum dihantar ke RSUD WZ Johanes. (Foto: Ronis/Vox NTT).

Kupang, Vox NTT-Jenazah Stephen Tolok, TKI asal Desa Kalembu Weri, Kecamatan Wewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya yang bekerja di Malaysia, tiba di Kargo Bandara El-Tari Kupang, Rabu 22 Mei pukul 12.15 Wita.

Dalam Surat Keterangan Kematiannya, Stephen meninggal pada tanggal 17 Mei lalu setelah diterkam buaya saat memancing ikan di Tasik Tatahan Air, Tambisan, Sabah, Malaysia.

“Dia meninggal gara-gara diterkam buaya, kepala dan tangan kirinya putus,” jelas salah satu petugas BP3JTKI.

NTT Dikirimi Peti Jenazah TKI ke-46 Selama 2019

Pantauan VoxNtt.com, Jenazah Stephen dibawa ke RSUD WZ Johanes Kupang menggunakan mobil ambulance yang disediakan BP3TKI NTT.

“Nanti, esok pagi baru jenazahnya akan berangkat ke Tambolaka Sumba Barat Daya,” ujar Petugas staf BP3TKI.

Pantauan VoxNtt.com, tak ada satupun keluarga almahrum yang menjemput di Kargo selain Petugas BP3TKI dan Pendeta Emi Sahertian, serta beberapa orang lainnya dari jaringan peduli kemanusiaan.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

alterntif text