Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Human Trafficking NTT»Jaringan Anti Human Trafficking Gelar Doa Bersama bagi Korban
Human Trafficking NTT

Jaringan Anti Human Trafficking Gelar Doa Bersama bagi Korban

By Redaksi27 Mei 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana doa bersama di Kapela Biara Hati Kudus Claretian, Minggu 26 Mei 2019. (Foto: Ronis/Vox NTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Sejumlah Pastor, Frater, Suster dan Pendeta dari Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Minggu 26 Mei 2019 menggelar doa bersama bagi korban perdagangan orang atau Human Trafficking di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Doa bersama khusus untuk para Arwah Pekerja migran dan korban Human Trafficking yang telah meninggal digelar di Kapela Hati Maria Biara Claretian (CMF) Matani, Desa Penfui Timur.

Mewakili Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), Pendeta Ina Bara Pa, Koordinator Divisi Bencana Alam dan Masalah Sosial fokus bidang perdagangan manusia dan masalah HIV AIDS menjelaskan, kesempatan itu sebagai perjumpaan yang dikehendaki Allah.

Lagi, Dua Jenazah TKI Tiba di NTT

“Perjuangan ini adalah perjuangan bersama. Milik Allah.
Mandat itu sangat kuat dalam Gereja. Alkitab sudah mengatakan itu. Meminta manusia sebagai rekan sesamanya untuk menjumpai sesama,” jelasnya.

Dia mengakui, doa bersama itu memberikan spirit dan kekuatan sebagai jaringan, jaringan anti perdagangan orang.

“Ini pekerjaan Allah, kita butuh kekuatan para Romo dan Frater serta para Suster di Biara ini,” tutupnya.

Doa bersama ini, diinisiasi oleh Jaringan peduli Human Trafiking, Suster Lauren PI.

Doa dipimpin oleh Pater Vianney. Selesai doa bersama, diadakan santap malam bersama di ruangan makan Biara Hati Maria Claretian.

Penulis: Ronis Natom

Editor: Boni J

Human Trafficking Kabupaten Kupang
Previous ArticleBupati Ende Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung
Next Article Menangkap Peluang Ekonomis dari Produk Digital Bank NTT

Related Posts

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026

FP NTT Sebut Kunjungan ke Sumba Sosialisasi PMI, Kapolres Sumba Barat Membantah

2 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.