Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Parmaperu Kupang Gelar Diskusi Bersama Aktivis dan Akademisi
MAHASISWA

Parmaperu Kupang Gelar Diskusi Bersama Aktivis dan Akademisi

By Redaksi31 Mei 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pemateri saat pose bersama peserta diskusi di Aula Fisip Unwira Kupang, Kamis 30 Mei 2019 (Foto: Berto)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Persatuan Mahasiswa Pelajar Kecamatan Ruteng, Lelak dan Rahong Utara (Parmaperu) Kupang menggelar diskusi bersama aktivis dan akademisi di Aula Fisip Unwira Penfui Kupang, Kamis (30/05/2019).

Diskusi dihadiri 50 orang yang melibatkan seluruh anggota Parmaperu, mahasiswa asal Menggarai dan mahasiswa di luar Manggarai.

Diskusi yang mengusung tema “Kiat Menjadi Mahasiswa Sukses” itu menghadirkan tiga orang pemateri.

Ketiganya yaitu, anggota DPRD Kota Kupang Yuvensius Tukung dari kalangan aktivis, Pius Rengka dari kalangan akademisi dan Maria Nurdiana Benia mewakili mahasiswa.

Ketua Umum Parmaperu Kupang, Paulinus Irfan Budiman mengatakan, diskusi itu merupakan bentuk kesadaran dalam menjawab dilema dan kegelisahan calon mahasiswa dan mahasiswi.

Itu terutama dalam menentukan kehidupan dunia kampus dan organisasi di tengah realitas sosial saat ini.

Menurut Paulinus, realitas sosial hari ini berkembang begitu pesat. Modernisasi dengan sangat cepat menyentuh segala sektor kehidupan.

“Mahasiswa yang merupakan kaum muda penggerak perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan tuntutan di tengah dilema dan kegelisahan mahasiswa dalam kehidupan kampus dan oraganisasi,” kata Paulinus dalam sambutannya.

Sementara itu, Pius Rengka dalam pemaparan materinya mengungkapkan pentingnya mahasiswa berkecimpung dalam organisasi.

Menurut Pius, organisasi itu merupakan organ dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Dalam berorganisasi mahasiswa harus bersungguh, membangunkan gayanya sendiri dengan sering berguru pada senior yang terdahulu, ” ucapnya.

Terpisah, Yuvensius Tukung dalam pemaparannya, menyampaikan kondisi dilema dan kegelisahan mahasiswa hari ini disebabkan oleh ketidakpahamannya mengenai kehidupan kampus dan organsasi.

Yuvens mengatakan, mahasiswa merupakan agent of change dan agent of control. Oleh sebabnya sharus kembali mempertegaskan eksistensinya.

“Hal itu harus dimulai dengan membuka diri dengan keluar ego sektoral dan sekat primordial, ” tegasnya.

Menurut dia, dengan adanya kemajuan teknologi berarti menuntut mahasiswa untuk segera menyiapkan diri.

Berorganisasi, kata Yuvens, adalah salah satu wadah persiapan dengan tidak mengesampingkan kuliah.

“Bahwa mahasiswa itu identik dengan diskusi. Jadi kultur ini harus dibangun,” ujar Alumni PMKRI Cabang Kupang itu.

Pemateri lain, Maria Nurdiana Benia mengatakan, mahasiswa hari ini dirundung dilema dan kegelisahan.

Mahasiswa hari ini, kata dia, mengalami kekosongan orientasi.

“Kurangnya semangat dan minimnya standar kesuksesan dalam diri mahasiswa,” kata Maria.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleGelar Panen Perdana, JPIC Minta Masyarakat Kembangkan Hortikultura Organik
Next Article Jelang 1 Juni, Begini Suasana di Taman Bung Karno Ende

Related Posts

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.