Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»AMAN Dorong Pemerintah Kemas Arak Jadi Minuman Khas NTT
Ekbis

AMAN Dorong Pemerintah Kemas Arak Jadi Minuman Khas NTT

By Redaksi11 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Inilah proses pengolaan arak atau moke minuman asli NTT (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Nusa Bunga mendukung langkah Pemerintah Provinsi NTT yang kini gencar mempromosikan arak lokal atau “Moke”.

Menurut AMAN, arak lokal tersebut lebih cocok dikemas sebagai minuman khas NTT.

“Nah, label itu harus dikemas secara baik menjadi minuman khas NTT. Kita mendukung itu, agar minuman lokal yang biasa dirayakan pada setiap seremonial adat dikemas menjadi minuman khas,” kata Ketua AMAN Nusa Bunga, Philipus Kami kepada wartawan di Ende, Selasa (11/06/2019) siang.

Pengolaan arak dengan cara memasak (Foto: Istimewa)

Menurut Philipus. minuman khas NTT dimaksud akan dijadikan brand name jika akan dipasarkan ke luar negeri. Hal ini dilakukan agar tidak mudah diadopsi oleh orang, daerah dan atau negara lain.

“Kita menunjukan bahwa inilah minuman khas NTT. Kita tunjuk itu adalah milik kita, milik masyarakat NTT,” terang dia.

Benny K. Harman saat menyambangi markas pembuatan moke di Maumere (Foto: Istimewa)

Ia mengatakan, jika hal yang dianjurkan tersebut diakomodir maka dapat menjawab program Pemprov NTT untuk memasarkan ke luar negeri.

Selain itu, daerah NTT akan menjadi daerah produksi bahan lokal yang dapat bersaing dengan produk lain di level internasional.

“Sehingga “moke” itu adalah minuman khas NTT yang harus dijaga dan dilestarikan. Nah, untuk itu kita mendorong Pemda se-NTT untuk membudidaya kembali. Jika hal itu terjadi maka akan menjawab program Gubernur NTT untuk memasarkan ke luar negeri,” kata Philipus.

Ketua AMAN Nusa Bunga Philipus Kami (Foto: Ian Bala/Vox NTT)

Selain itu, ia berharap agar Pemprov NTT terus bersosialisasi kepada masyarakat untuk tetap membudidaya tanaman enau yang menjadi bahan dasar untuk menjawabi keberlanjutan produksi minuman khas NTT.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

 

AMAN Flores Barat AMAN Nusa Bunga Ende
Previous ArticlePemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018
Next Article Kepala DPMD Matim: Tidak Ada Rekomendasi untuk Kades Gunung Baru

Related Posts

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Kedatangan Dua Kapal Pesiar Internasional

19 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.