Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Rumah Warga Nangadhero Dirusak Oknum Tak Dikenal
HUKUM DAN KEAMANAN

Rumah Warga Nangadhero Dirusak Oknum Tak Dikenal

By Redaksi22 Juni 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah milik Fransiskus Gili dan Yustina Rupa (62) dirusaki oknum tak dikenal
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Sebuah rumah semi permanen yang terletak di RT 02, Dusun 1, Desa Nangadhero, Kabupaten Nagekeo dirusak oleh oknum tak dikenal, Jumat (21/06/2019), sekitar pukul 21.30 Wita.

Rumah itu milik Fransiskus Gili dan Yustina Rupa (62).

”Saat kejadian saya di gereja sementara suami saya juga ada keluar. Di rumah tidak ada orang. Saat saya tiba di rumah orang sudah banyak. Lalu saya langsung ke bapak dusun untuk melaporkan kejadian,” ujar Yustina Rupa (62) saat ditemui wartawan di Desa Nangadhero, Jumat malam.

Sementara saksi mata Sakarias Rangga (28) mengatakan, saat kejadian pihaknya tidak tahu persis persoalan. Namun ketika ia melihat di tempat kejadian terdapat dua orang laki-laki bertopeng.

Kedua laki-laki itu, kata dia, menggunakan jaket coklat dan sepeda motor besar, serta membawa sebilah parang. Namun Sakarias sendiri tidak mengetahui persis identitas kedua laki-laki tersebut.

“Saya tidak tahu persis orangnya. Hanya saya lihat dari jarak 15 meter ada dua laki-laki menggunakan topeng, serta membawa sebilah parang dengan menggunakan motor besar. Tapi mereknya saya tidak tahu. Soalnya pas saya ke tempat kejadian mereka sudah jalan,” kata Sakarias.

Sakarias menambahkan, ketika itu ia bersama warga lain masuk ke dalam rumah dan melihat jendela dan beberapa buah kursi telah dirusaki dengan menggunakan parang.

Terkait kasus pengrusakan itu aparat Kepolisian Urban Aesesa langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Polsek Aesesa
Previous ArticleMurid SDI Karot Gelar Pentas Seni
Next Article Pasar Mbongawani Dibongkar, Pedagang Jual di Jalan dan Tempat Parkir

Related Posts

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

LBH GAMKI NTT Buka Layanan Konsultasi Hukum Gratis untuk Masyarakat

3 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.