Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Belum Satu Tahun, Dana Tanggap Darurat 3 Miliar di BPBD Nagekeo Sudah Habis Terpakai
Regional NTT

Belum Satu Tahun, Dana Tanggap Darurat 3 Miliar di BPBD Nagekeo Sudah Habis Terpakai

By Redaksi1 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala BPBD Nagekeo, Bernabas Lambar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Pemerintah Kabupaten Nagekeo pada tahun 2019 telah mengucurkan dana untuk tanggap darurat pada Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) sebesar 3 miliar rupiah.

Dana itu untuk membiayai pekerjaan-pekerjaan yang bersifat darurat berdasarkan laporan bencana alam resmi melalui pemerintah desa.

Namun dana itu belum sampai satu tahun telah habis terpakai.

“Dana tanggap darurat kita untuk tahun 2019 sebesar Rp 3 miliar dan sudah terpakai Rp 2.999.813.213. Sisanya hanya Rp 186.787,” kata Kepala BPBD Nagekeo, Bernabas Lambar yang ditemui VoxNtt.com di ruang kerjanya, Senin (01/07/2019).

Bernabas menjelaskan, dana 3 miliar rupiah itu telah habis terpakai guna membiayai 47 item pekerjaan tanggap darurat di setiap desa yang ada di Nagekeo. Desa-desa tersebut mengalami bencana alam pada awal tahun 2019.

Menurutnya, 47 item pekerjaan tangggap darurat itu berdasarkan laporan resmi dari desa dan laporan langsung dari masyarakat kepada Bupati Yohanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja.

“Lebih banyak laporan resmi, sedangkan yang lain Laporan dari desa langsung ke bupati dan wakil bupati,” jelasnya.

Ia mengaku, penggunaan dana 3 miliar rupiah tersebut telah dilakukan koordinasi dengan Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo.

Bernabas Lambar sendiri tidak memberikan data besarnya pagu dana dari 47 item pekerjaan itu. Ia hanya memberikan daftar nama-nama 47 pekerjaan itu.

“Pak cukup foto saja nama-nama item pekerjaan saja. Kalau soal pagu dana jangan. Karena itu rahasianya kami,” ujarnya.

Penulis: Arkadius Togo
Editor: Ardy Abba

Bpbd nagekeo Nagekeo
Previous ArticleRujab DPRD TTS Mubazir, PaKU Undana Minta Polisi dan Jaksa Usut
Next Article Awal Tahun 2019, Ada 47 Bencana Alam di Nagekeo

Related Posts

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Pekan Depan, Janda Muda Asal Ngada Jalani Sidang Perdana Dugaan Pencemaran Nama Baik

12 September 2026
Terkini

Pemkab Manggarai Barat Terima Dana CSR dari Bank NTT

15 September 2026

Ketua DPW NasDem NTT Turun Langsung Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Manggarai Raya

15 September 2026

Tokoh Muda Batu Tiga Pastikan Dukung Arfandi di Pilkades 2026

15 September 2026

Kafegama dan JPIC OFM Tuntaskan Distribusi 1.265 Paket Bantuan di Sambi Rampas Manggarai Timur

15 September 2026

Desil, Data, dan Keadilan

15 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.