Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pendapatan per Kapita TTS Rp 1 Juta Lebih per Bulan
Regional NTT

Pendapatan per Kapita TTS Rp 1 Juta Lebih per Bulan

By Redaksi3 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) TTS, Ramly Kusumo. (Foto: Dokumen Pribadi).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT-Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) mencatat  rata-rata pendapatan per kapita masyarakat per orang setiap tahun di TTS mencapai Rp 14 juta lebih. Bila dhitung per bulan, maka pendapatan per kapitanya,  Rp 1 juta lebih per bulan.

Demikian diungkapkan Kepala BPS Kabupaten TTS, Ramly Kusumo saat diwawancarai VoxNtt.com belum lama ini.

Menurut Ramly, angka per kapita ini dihitung sesuai dengan daya konsumsi satu orang per tahun. Atau, pendekatan pengeluaran per kapita dalam rumah tangga, dalam memenuhi standar kebutuhan hidup.

Ramly menyebut, ditahun 2015 angka per kapita penduduk TTS per orang per tahun senilai Rp 12 juta lebih. Ditahun 2016 naik menjadi Rp 13 juta lebih.

“Di tahun 2017 kalau dihitung per bulan maka pendapatan per kapitanya Rp 1 juta lebih per orang. Setiap tahun angka pendapatan per kapita penduduk di TTS, rata-rata bertumbuh hampir 10 persen,” jelasnya.

Dia mencontohkan tahun 2015 ke 2016 pendapatan per kapita 10 persen. Sementara di tahun 2016 ke 2017, menjadi 9,8 persen. “Untuk 2017 masih angka sementara, dan diperkirakan bisa 10 persen lebih,” sebut Ramly.

Terkait pertumbuhan ekonomi, sesuai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahun 2014 tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten TTS sebesar 4,36 persen. Mengalami kenaikan di tahun 2015 yakni 4,40 persen kemudian tahun 2016 naik menjadi 4,86 persen.

“Untuk pertumbuhan ekonomi di TTS memang naik setiap tahun, namun tren melambat,” jelas Ramly.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

TTS
Previous ArticleKetulusan Emerensiana: 9 Tahun Merawat Suami Dalam Pasungan
Next Article Tim BAN-S/M Sambangi SMKN 1 Welak, Kepsek: Kita Selalu Siap

Related Posts

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.