Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Sampah Tumpuk Depan Kantor Bupati Manggarai, Warga: Kita Belum Sadar
Regional NTT

Sampah Tumpuk Depan Kantor Bupati Manggarai, Warga: Kita Belum Sadar

By Redaksi11 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sampah menumpuk di depan panggung utama kantor bupati Manggarai, Sabtu 10 Agustus 2019 (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT-Sampah kembali menumpuk di depan kantor Bupati Manggarai-Flores, Provinsi NTT.

Pantauan VoxNtt.com, Sabtu (10/08/2019) sore, sampah yang menumpuk itu, tepat di bagian depan panggung yang jaraknya sekitar 10 meter dari kantor bupati.

Sampah itu berupa kotak snack, gelas air mineral dan plastik. Sebagian besar sampah itu dibungkus dengan karung yang tidak diikat. Beberapa di antaranya hanya dibungkus dengan plastik.

Sampah itu seolah dibiarkan menumpuk, juga tak terurus. Padahal, tempat itu bukanlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Warga yang melintasi jalan itu pun mengeluh, lantaran kebersihan Kota Ruteng belum diperhatikan secara baik oleh pemerintah.

Padahal, Ruteng sebagai ibu kota Kabupaten Manggarai dinobatkan menjadi salah kota kecil terkotor di Indonesia periode 2017/2018, versi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kalau saya lihat sampah ini, merupakan sampah yang dihasilkan oleh teman-teman yang kerja di birokrasi. Saya menduga setelah kegiatan mereka kumpul saja di sini, padahal ini bukan tempat pembuangan sampah,” ujar Gabriel (37), seorang warga di Kota Ruteng yang tengah melintasi jalan itu.

Dia menambahkan, seharusnya pemkab Manggarai berkomitmen untuk memerangi sampah, apalagi sudah dinobatkan sebagai kota kecil terkotor di Indonesia.

Menurutnya, kota Ruteng harus tampil beda. Apalagi sampah itu tepat berada di depan kantor orang nomor satu di Kabupaten Manggarai.

“Kita belum sadar memerangi sampah di kabupaten ini. Persoalan ini kecil tetapi menyakitkan. Hal kecil bisa menjadi besar dan akan mempengaruhi persepsi orang tehadap kabupaten ini,” katanya.

Dia berharap semua orang harus mampu menanamkan sikap peduli pada lingkungan sekitar, sehingga kota Ruteng semakin bersih, indah dan nyaman untuk dikunjungi.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Kabupaten Manggarai Manggarai Timur
Previous Article(Puisi) Ledalero Suatu Hari
Next Article Cosmas Batubara: Pro Ecclesia Nostra et Patria

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.