Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Honor PPS Segera Cair, Giliran Relawan Pemilu Keluhkan Biaya Operasional
NTT NEWS

Honor PPS Segera Cair, Giliran Relawan Pemilu Keluhkan Biaya Operasional

By Redaksi13 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua KPU TTS, Matheus Krivo. (Foto: L. Ulan).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe,Vox NTT –Honor ribuan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) segera dicairkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Ketua KPU TTS, Matheus A. Krivo mengungkapkan hal ini saat diwawancarai VoxNtt.com, Selasa (13/08/2019) siang.

Menurut Krivo, pihaknya sudah menyampaikan pengaduan anggota PPS beberapa waktu lalu, kepada 32 PPK yang ada di TTS untuk segera mencairkan honor PPS.

“Termasuk honor satu bulan yang sempat kita, diblokir untuk kepentingan pelaporan dan pertanggungjawaban. Sudah bisa juga dicairkan,” ujar Krivo.

Kendati demikian, pengaduan terkait biaya operasional Relawan Pemilu 2019 kembali terjadi.

Beberapa anggota Relawan Pemilu 2019, kepada VoxNtt.com beberapa waktu lalu, mengatakan, biaya honor untuk masa kerja bulan Februari, Maret dan April 2019, sudah diterima.

Hanya saja, menurut para relawan, sampai saat ini, biaya operasional 11 basis di TTS belum diperoleh.

Honor Ribuan Anggota PPS di TTS Tersumbat di Kecamatan

“Ada 11 basis di TTS. Setiap basis lima orang dengan besaran honor Rp 5 juta per basis. Terhitung Februari, Maret dan April 2019 harus dibayarkan. Namun sampai saat ini semua basis belum terima honor,” keluh para relawan yang enggan nama mereka dimediakan.

Terkait pengaduan ini, Ketua KPU TTS, Matheus A. Krivo mengakui, pihak KPU TTS belum bisa melakukan pembayaran biaya operasional para relawan tersebut.

“KPU belum bisa bayar karena 9 dari 11 basis tadi sudah memasukkan laporan pertanggungjawaban. Sementara ada dua basis yang belum masukkan. Sehingga memicu keterlambatan pembayaran,” jelas Krivo.

Lebih lanjut Krivo menerangkan, sistem pelaporan keuangan dari para relawan ini harus serentak sehingga langsung dicairkan.

“Jadi sistem pelaporan keuangannya demikian. Kalau basis yang satu belum masukkan laporannya maka belum bisa diajukan ke Kantor Keuangan Negara untuk proses. Jadi, kami imbau agar dua basis yang belum masukkan laporan kegiatan segera masukkan, sehingga lengkap dan bisa cair,” terang Ketua KPU TTS ini.

Penulis: L. Ulan

Editor: Boni J

Matheus A. Krivo TTS
Previous ArticlePemuda di TTS Inisiatif Perbaiki Jalan Provinsi, Siapa yang “Namkak”?
Next Article Pesan Tokoh Agama di NTT Buat BTP dan PDIP

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.