Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Pesan Tokoh Agama di NTT Buat BTP dan PDIP
HEADLINE

Pesan Tokoh Agama di NTT Buat BTP dan PDIP

By Redaksi13 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota DPR terpilih asal NTT, Ansy Lema (kiri), Basuki Tjahaja Purnama (tengah) dan ketua DPD PDIP NTT, Emi Nomleni (kanan) saat berdialog dengan sejumlah toko agama di Hotel Naka Kupang 13 Agustus 2019 (Foto: Tarsi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT-Basuki Tjahaja Purnama atau BTP bersama anggota DPR RI terpilih, Ansy Lema berdialog dengan sejumlah tokoh agama dan para akademisi di hotel Naka Kupang, Selasa (13/082019).

Pantauan VoxNtt.com, diskusi berjalan santai dan penuh kekeluargaan.

Di hadapan para tokoh agama, Ahok membagikan pengalamannya selama kurang lebih 20 bulan berada di Mako Brimob.

BTP menganggap rentang waktu tersebut sebagai ret-ret di mana ia banyak mendapatkan waktu untuk bermenung dan merefleksikan hidup.

Buah dari ‘ret-ret’ tersebut adalah ia dapat belajar menguasai diri dan memafkan sesama.

Sementara sejumlah tokoh agama menitipkan pesan, saran dan pendapat buat BTP dan PDIP.

Pertama, PDI Perjuangan diharapkan tetap menjadi partai Nasionalis terdepan, teguh di jalan kerakyatan, dan menjadikan Pancasila sebagai bintang penunjuk dan meja statis perjalanan bangsa.

Pancasila diyakini sebagai antitesa berkembangnya radikalisme, hoax dan ujaran kebencian.

Kedua, mencermati perjalanan bangsa akhir akhir ini, PDI Perjuangan harus tetap konsen menjaga empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Sejumlah tokoh agama sepakat bahwa 4 pilar ini tak bisa ditawar tawar lagi di tengah tengah gempuran politik identitas.

Ketiga, BTP bersama PDI Perjuangan diharapkan terus berjuang menegakkan demokrasi ekonomi atas terbatasnya akses pasar, minimnya sumber daya transportasi, kesenjangan ekonomi dan masih tingginya angka kemiskinan.

Keempat, spirit BTP menjadi pembelajaran bangsa dari aspek kepemimpinan dan keadilan penegakkan hukum di Indonesia.

Kelima, bersama Ahok dan PDI Perjuangan diminta agar memperjuangkan berbagai keterbelakangan pendidikan, sosial politik dan keterbelakangan ekonomi di NTT. (VoN).

Ahok Kota Kupang
Previous ArticleHonor PPS Segera Cair, Giliran Relawan Pemilu Keluhkan Biaya Operasional
Next Article Polsek Reo Amankan Pria Tanpa Identitas yang Dilaporkan Warga

Related Posts

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.