Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Sebut Ada Disparitas Pembangunan di Wilayah Batas Matim, Begini Respon Christian Rotok
NTT NEWS

Warga Sebut Ada Disparitas Pembangunan di Wilayah Batas Matim, Begini Respon Christian Rotok

By Redaksi31 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Mantan Bupati Manggarai Christian Rotok saat menghadiri diskusi terbuka di Aula Kevikepan Borong, Kecamatan Borong, Sabtu (31/08/2019) (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Pemuda asal Elar Maximilianus Herson Loi mengatakan, disparitas pembangunan menjadi salah satu pemicu terjadinya konflik tapal batas Manggarai Timur (Matim) dan Ngada. Disparitas pembangunan itu terutama di wilayah Elar dan Elar selatan, Kabupaten Matim.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri diskusi terbuka di Aula Kevikepan Borong, Kecamatan Borong, Sabtu (31/08/2019).

“Pembangunan wilayah perbatasan tidak pernah disentuh oleh pemerintah hingga saat ini makanya mereka lebih memilih ke wilayah kabupaten lain,” ucap pria yang akrab disapa Herson itu.

Koordinator Bidang Advokasi, Hukum dan Kebijakan AMAN Daerah Flores Barat itu juga menjelaskan, selain persoalan sentuhan pembangunan, juga masyarakat yang ada di wilayah di Matim sudah ber-KTP Ngada.

“Oleh karena saya berharap ke depan kita harus mampu membangun wilayah perbatasan ini dan tetap mempetahankannya,” tukasnya.

Terpantau, diskusi yang digelar oleh Forum Peduli Manggarai Timur itu dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti mantan Bupati Manggarai Christian Rotok, anggota DPRD Matim, pimpinan partai politik dan beberapa tokoh lain.

Menanggapi hal itu, mantan Bupati Manggarai Christian Rotok mengaku sudah berupaya membangun wilayah perbatasan Matim dan Ngada.

“Itu makanya saya mekar wilayah Kabupaten Manggarai Timur pada 2007 silam dengan tujuan untuk pendekatan pelayanan kepada masyarakat di sana,” ucap Christ.

Dikatakannya, saat ini dirinya tidak lagi berkuasa, maka tentu saja tidak memiliki wewenang untuk mengatur pembangunan di suatu daerah.

Kendati demikian, kata dia, untuk berbuat sesuatu tidak menjadi seorang pejabat atau penguasa.

“Saya kira tidak harus menjadi bupati atau DPR. Oleh karena itu, ke depan tapal batas perlu di buat buku dan ditulis dengan benar lalu membagikan buku itu ke seluruh masyarakat Manggarai secara gratis,” kata politisi PAN itu.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Christian Rotok Manggarai Timur Tapal Batas Tapal Batas Manggarai Timur-Ngada
Previous ArticleAmpera Kupang Beberkan Dugaan Korupsi Proyek Jambu Mete di Flotim
Next Article Orang Boti di TTS Bisa Kendalikan Lalat dan Anjing ‘Pintar’, Begini Ceritanya

Related Posts

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026

Gempa Retakkan Halaman Kampung Tango Bali, 32 Rumah Warga Hancur

17 Agustus 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.