Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Lupa Matikan Kompor, Rumah Seorang ASN di Nagekeo Ludes Terbakar
Regional NTT

Lupa Matikan Kompor, Rumah Seorang ASN di Nagekeo Ludes Terbakar

By Redaksi24 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi rumah Kristina, salah satu ASN di Nagekeo yang terbakar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT-Rumah milik seorang ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Kristina Mogi Wea (52), ludes dilalap api, Selasa (24/09/2019) siang.

Kebakaran itu terjadi di gang 9 Watukesu RT 40, kelurahan Danga, Kabupaten Nagekeo sekitar pukul 08.00 Wita.

Diketahui, saat kebakaran, keadaan rumah sedang sepi. Suami Kristina Mogi Wea, Felix Mite Pae, saat kebakaran sedang berada di ladang miliknya di Desa Labolewa. Sedangkan, Kristina berada di kantornya.

Kepada Vox NTT, Kristina mengatakan, sebelum meninggalkan rumah dia sedang memasak sayur. Kompor yang dia gunakan untuk memasak sayur lupa dimatikan.

Alhasil seluruh bangunan rumah terbakar, bahkan nyaris merambat ke area kos-kosan yang berada di sekitar rumah.

Saksi mata di lokasi kejadian, Anastasia Nasi (56) mengatakan pertama mengetahui ada kebakaran saat melihat kepulan asap keluar dari dapur rumah Kristina.

Anastasia dan suaminya lalu berteriak meminta tolong warga sekitar untuk bisa memadamkan api.

Namun, beberapa warga yang tiba di lokasi kebakaran mengaku sulit memadamkan api. Selain karena bahan bangunan rumah dari material kayu dan bambu, beberapa warga juga mengaku ada sengatan listrik dari air yang disiram warga.

Atas kebakaran itu, sejumlah barang berharga dan dokumen penting lainya ikut musnah dilalap api.

Belum ada pihak yang menghitung jumlah kerugian akibat kebakaran itu. Diperkirakan, total kerugaian mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis: Patrik Djawa

Editor: Irvan K

Nagekeo
Previous ArticlePara Filsuf dan Teolog Harus Rebut Ruang Publik
Next Article Ribuan Mahasiswa Indonesia Turun ke Jalan, BEM Undana: Kami Masih Diskusi dan Siap Aksi

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.