Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»#ReformasiDikorupsi: Mahasiswa Cipayung Sikka Tolak RUU Anti-Rakyat
MAHASISWA

#ReformasiDikorupsi: Mahasiswa Cipayung Sikka Tolak RUU Anti-Rakyat

By Redaksi26 September 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Massa aksi mahasiswa Sikka dalam demontrasi di Maumere pada Kamis (26/9/2019)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT-Empat organisasi mahasiswa Cipayung hari ini, Kamis (26/9/2019) menggelar demo di Maumere.

Keempat organisasi tersebut adalah PMKRI, IMM, HMI dan GMNI. Aksi yang dimulai dari Lapangan Kota Baru menuju Kantor DPRD Sikka ini diikuti oleh ratusan aktivis mahasiswa.

Demontrasi tersebut merupakan rangkaian demo mengecam sejumlah Rancangan Undang-Undang seperti RUU KUHP, RUU Pertanahan, Revisi UU KPK, dan RUU Ketenagakerjaan.

Mahasiswa Sikka menilai RUU dimaksud bertentangan dengan demokrasi dan tidak memihak rakyat.

“Semua itu harus dilihat kembali karena ada upaya menindas rakyat, kita mau dibawa kembali ke zaman Orde Baru yang otoriter. Ada pengekangan pers dan lain sebagainya,” tegas Mario kepada VoxNtt.com di lokasi aksi.

Ketua PMKRI Maumere, Mario Fernandez mengatakan RUU tersebut seolah hendak membawa bangsa ini kembali ke Orde Baru.

Tidak hanya itu, terkait Revisi UU KPK, Mario menilai sikap Jokowi yang menolak mengeluarkan Perppu KPK patut dikritik.

“Presiden hari ini sudah tidak berpihak pada rakyat. Presiden turut berupaya melemahkan KPK,” tegas Mario.

Isu lain yang juga diangkat mahasiswa yakni penghentian kekerasan dan rasisme di Papua serta penyelesaian kasus kebakaran hutan dan lahan

Sementara itu, Ketua GMNI Sikka, Alvian Ganggung menyoroti RUU Pertanahan yang tidak adil terhadap petani. Ada sejumlah pasal seeprti terkait perpanjangan HGU, tidak terbukanya informasi perpanjangan HGU, dan tidak ada kejelasan luas lahan untuk HGU serta ancaman pidana korban penggusuran.

“RUU pertanahan mengembalikan praktik agraria kolonial, lebih berpihak pada korporasi dan mengkhianati UU Agraria Tahun 1965,” tegasnya.

Aksi tersebut diwarnai dengan jalan mundur. Jalan mundur dibuat sebagai kritik atas DPR dan Presiden yang dinilai sudah mundur cara berpikirnya.

Aksi jalan mundur dalam demo mahasiswa Sikka

Mahasiswa mendesak DPRD Sikka agar memperjuangkan aspirasinya. Di DPRD demonstran diterima oleh pimpinan sementara dan anggota DPRD Sikka. Akan tetapi, lantaran dialog tak berjalan baik, mahasiswa tidak puas dan menyerbu masuk ruang rapat utama.

Penulis: Are De Peskim

editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticleFoto: Tulisan Unik ala Milenial pada Atribut Demo Aliansi Mahasiswa NTT
Next Article Aksi Damai di NTT: “Mahasiswa dan Polisi Basodara”

Related Posts

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026

Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

27 Februari 2026

GMNI Jakarta Ajukan Nota Keberatan ke Presiden soal Perjanjian Dagang Indonesia–AS

24 Februari 2026
Terkini

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.