Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Satgas Yonif 132/BS Gagalkan Penyelundupan Tiga Ekor Sapi dari RDTL
HUKUM DAN KEAMANAN

Satgas Yonif 132/BS Gagalkan Penyelundupan Tiga Ekor Sapi dari RDTL

By Redaksi16 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Anggota TNI dari Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS saat mengamankan sapi-sapi yang hendak diselundupkan dari Negara Timor Leste ke Indonesia, Selasa, 15 Oktober 2019 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS berhasil menggagalkan aksi penyelundupan tiga ekor sapi dari Negara Timor Leste, Selasa (15/10/2019).

Tiga ekor sapi tersebut diamankan oleh satuan yang dipimpin oleh Letkol Inf. Wisyudha Utama tersebut saat hendak masuk wilayah Indonesia melalui jalur perbatasan di Desa Oeolo, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif 132/BS Letkol Inf. Wisyudha Utama kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, menuturkan keberhasilan TNI mengungkap aksi penyelundupan tiga ekor sapi berkat adanya kerja sama yang baik dengan masyarakat.

Letkol Wisyudha mengungkapkan kronologis kejadian bermula dari adanya informasi warga bahwa akan ada aksi penyelundupan tiga ekor sapi.

Mendapat informasi tersebut, jelasnya, ia langsung memerintahkan Komandan Pos Haumeni Ana Letda Inf. Zulkifli guna memastikan kebenaran informasi masyarakat.

“Lalu kemudian Danpos Haumeni Ana memerintahkan Serda Koko Destrianto dan tiga orang anggota di antaranya Praka Yoga Mawardi, Pratu Zulkifli dan Prada Agum untuk segera bergerak melakukan pengendapan ke tempat yang diduga menjadi pelintas batas ilegal,” jelasnya.

Letkol Wisyudha menambahkan, dalam perjalanan empat anggotanya tersebut melihat ada seseorang membawa tiga ekor sapi.

Lantaran merasa curiga, tambahnya, pembawa tiga ekor sapi tersebut langsung diinterogasi.

Berdasarkan hasil interogasi ternyata benar adanya tindakan penyelundupan seperti yang diinformasikan warga.

Setelah barang bukti diamankan, tambah Wisyudha, Danpos Haumeni Ana langsung berkoordinasi dengan petugas dari Imigrasi, serta Danpos Brimob guna bersama-sama menuju ke lokasi untuk memastikan kebenaran adanya aksi penyelundupan sapi.

“Barang bukti aksi penyelundupan saat ini sudah kita serahkan ke Kepolisian,” tuturnya.

Letkol Wisyudha menegaskan, keberhasilan aksi penyelundupan tersebut merupakan bukti adanya kerja sama yang baik pihaknya dan masyarakat.

“Tanpa ada dukungan informasi dari masyarakat penyelundupan tersebut tidak akan mungkin terungkap, ini wujud kedekatan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

Baca Juga: Arsy Lentar, Polisi Peduli yang Bawa Asa Jadi Kenyataan

Satgas Yonif 132/BS TTU
Previous ArticleVideo: Ratusan Ekor Sapi Mati di Pulau Mules Akibat Kemarau Panjang
Next Article Wande Taolin Merapat ke Demokrat

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026

Polres Manggarai Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dan Kekerasan di Langke Rembong

2 Maret 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.