Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Video: Ratusan Ekor Sapi Mati di Pulau Mules Akibat Kemarau Panjang
NTT NEWS

Video: Ratusan Ekor Sapi Mati di Pulau Mules Akibat Kemarau Panjang

By Redaksi15 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bangkai sapi yang mati di Pulau Mules, Mangggarai, NTT karena dilanda kekeringan beberapa waktu lalu (Foto: Tim Vox)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kemarau panjang terhitung sejak April lalu bukan hanya berdampak pada krisis air bagi warga Pulau Mules, Desa Nuca Molas, Kecamatan Satarmese Barat, Kabupaten Manggarai. Tetapi terhitung sudah 108 ekor ternak sapi milik warga Desa Nuca Molas mati mengenaskan.

Karena tidak pernah turun hujan,  rumput yang menjadi makanan pokok ternak sapi kini sudah mati.

Parahnya, daging sapi tersebut tidak lagi dikonsumsi warga. Mereka terpaksa membakar hangus bangkai sapi untuk menghilangkan bau busuk.

Kepala Desa Nuca Molas, Burhima mengungkapkan hasil pemeriksaan dari Dinas Peternakan Kabupaten Manggarai menunjukkan situasi tersebut merupakan bencana.

Sebab,  kematian 108 ternak sapi disebabkan kekurangan makanan dan air, bukan karena wabah penyakit.

Jumlah itu kata dia, kemungkinan besar bisa bertambah lagi setelah mendapatkan laporan dari  dusun lainnya yakni Labuan Taur Desa Nuca Molas.

“Laporan sementara dari Dusun Konggang ini sebanyak 108 ekor sapi yang mati, kemarin itu baru 44 ekor. Tapi saya belum dapat laporan dari Dusun Labuan Taur, yang pasti banyak juga nanti,” ungkapnya.

Baca Juga:

  • Kemarau Panjang Bawa Petaka Bagi Warga Pulau Mules
  • Long Dry Season Takes Disaster for Mules Island Residents

Menurut Burhima,  total kerugian masyarakat Desa Nuca Molas akibat ternak sapi mereka mati sekitar Rp 1 Miliar.

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Berikut videonya:

 

Manggarai Pulau Mules
Previous ArticleLong Dry Season Takes Disaster for Mules Island Residents
Next Article Satgas Yonif 132/BS Gagalkan Penyelundupan Tiga Ekor Sapi dari RDTL

Related Posts

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Pegadaian Bantu Renovasi SD Negeri 1 Reo yang Rusak akibat Gempa

5 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026
Terkini

KPAI Soroti Dugaan Kekerasan Seksual terhadap 13 Anak SD di Sumba Barat

14 September 2026

Ketika Manusia Menghapus Wajah Sesamanya

13 September 2026

Pasien ODGJ Dipasung Selama Dua Tahun di Welak Akhirnya Dibebaskan

12 September 2026

Herman Musakabe Desak Kapolri Ungkap Tuntas Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

12 September 2026

Ketika Doa Menjadi Kekuatan bagi Penyintas Gempa

12 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.