Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»PLN Targetkan Seluruh Desa di Ende Dapat Akses Listrik Tahun 2019
Ekbis

PLN Targetkan Seluruh Desa di Ende Dapat Akses Listrik Tahun 2019

By Redaksi22 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN area Flores Bagian Barat memberi target seluruh desa di Kabupaten Ende, Flores, NTT mendapatkan akses listrik tahun ini.

Hal ini diungkapkan Manager PLN Yudi Yurianto setelah ditanya VoxNtt.com terkait mandeknya pelayanan listrik di wilayah Kecamatan Detukeli.

“Di Ende sendiri sisa 18 desa yang menjadi target wilayah kerja kami, termasuk di Detukeli. Tahun ini rencana sudah menyala semua,” kata Yudi di Ende, Selasa (22/10/2019) siang.

Ia menjelaskan, terkait pemasangan listrik di wilayah Detukeli memang ada beberapa kewenangan pokok dari masing-masing unit kerja.

UP3 sendiri telah melaksanakan tugasnya yakni memasang instalasi listrik di rumah-rumah warga. Sedangkan untuk membuka jaringan listrik ke desa merupakan kewenangan Unit Pelaksana Proyek Kelistrikan (UP2K).

“Ia, biasanya semua sasaran ke kami padahal ada unit-unit yang menangani. Tetapi kami tetap support dan tugas kami melakukan koordinasi. Itu yang sudah kami lakukan,” ucap Yudi.

“Sekali lagi, komitmen kami semua bahwa tahun ini dengan sisa waktu yang ada akan dipasang semua termasuk di Detukeli,” sambung dia.

Diketahui, perluasan jaringan listrik di beberapa desa di Kecamatan Detukeli oleh PLN menjadi sorotan DPRD Ende.

Pasalnya, komitmen PLN terkait seratus persen desa mendapatkan pasokan listrik belum terealisasi hingga Oktober 2019.

Ketua Komisi III DPRD Ende, Vinsen Sangu menuturkan tuntutan perluasan jaringan listrik ke wilayah pedesaan pada prinsipnya adalah mimpi besar Presiden Joko Widodo tentang Indonesia Terang.

Namun, dengan belum mendapatkan akses listrik di-13 desa di wilayah Detukeli justru mempertanyakan kinerja pihak PLN.

“Sebagai wakil rakyat tentu tidak menginginkan pendapat liar di masyarakat misalnya PLN hanya sekedar memberi hiburan masyarakat dan kurang bertanggung jawab,” kata Vinsen, Politisi PDI Perjuangan.

“Tapi sampai saat ini warga belum menikmati sama sekali. Ini yang kita minta penjelasan kira-kira apa penyebabnya,” tutur dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleWilhelmus: Pesantren Adalah Laboratorium Perdamaian
Next Article Pemda Alokasi 1,6 Miliar Bangun Tambatan Perahu di Pulau Ende

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Promo Sambungan Baru dan Website Resmi Jelang HUT ke-17

2 Maret 2026

Kapal Pesiar Mewah Bawa 1.300 Turis Singgah di Kupang, Travel Agen Siapkan Tiga Destinasi

23 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.