Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Usai Dilantik Presiden, Menteri Bintang Puspayoga Pimpin Rapat Perdana di Kementerian PPPA
NASIONAL

Usai Dilantik Presiden, Menteri Bintang Puspayoga Pimpin Rapat Perdana di Kementerian PPPA

By Redaksi24 Oktober 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI periode 2019- 2024, I Gusti Ayu Bintang Darmawati (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Setelah resmi dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI periode 2019- 2024, I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau yang lebih dikenal Bintang Puspayoga langsung mendatangi Kantor Kementerian PPPA, Rabu (23/10/2019).

Bintang disambut para Deputi, Staf Ahli Menteri, dan pegawai. Menteri yang piawai bermain tenis meja ini memimpin rapat perdana dengan Sekretaris Kementerian dan para Deputi.

Dalam rapat tersebut, ia menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo terkait isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Saya ingin menyampaikan beberapa arahan Presiden yang harus kita sikapi bersama. Secara umum, pertama, di semua Kementerian/Lembaga (K/L) tidak ada celah untuk melakukan korupsi. Kedua, kita harus kerja keras dan kerja cepat. Ketiga, jangan sekali-kali bekerja monoton, harus ada inovasi dan kreativitas dengan situasi dan kondisi yang ada,” tutur Menteri Bintang dalam rilis yang diterima VoxNtt.com, Rabu malam.

Ia menuturkan, khusus bagi Kementerian PPPA, harus bisa memberdayakan perempuan di dalam kewirausahaan.

“Ketika kita ingin memberdayakan perempuan di bidang kewirausahaan, banyak K/L yang bisa kita ajak koordinasi dan bersinergi, di antaranya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah,” katanya.

Bintang menjelaskan, selain terkait pemberdayaan perempuan, Presiden Jokowi juga menekankan pentingnya permasalahan terkait pekerja anak, melaksanakan kegiatan yang mendorong peran ibu dalam pendidikan, menurunkan angka kekerasan, dan mencegah perkawinan anak.

Dalam menangani kekerasan terhadap perempuan dan anak kata dia, Kementerian PPPA dapat bekerja sama dengan K/L lain, termasuk Polri.

“Saya yakin betul, dengan bekerja sama dan bersinergi kita akan memiliki kekuatan dan energi yang lebih besar, efektif, dan efisien. Kita harus memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang kita laksanakan betul-betul bermanfaat dan dirasakan oleh masyarakat,” tandas Menteri Bintang.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Bintang juga mengaku sebelumnya ia pernah berkecimpung di dunia birokrasi, tepatnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang perekonomian.

Namun, ia mengatakan tidak akan berhenti belajar dan berjuang dalam menangani isu PPPA. Tentunya dengan menjalin sinergi dan kerja sama dengan stakeholder Kementerian PPPA, termasuk media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

“Bagi saya tidak ada istilah tidak mungkin dan tidak bisa asal ada keinginan. Saya memiliki keyakinan yang sangat besar bahwa kita bisa bekerja maksimal. Saya ingin terus menambah wawasan dan kemampuan saya terkait amanah yang telah diberikan demi memajukan kementerian ini. Kita perlu bergandengan tangan dengan K/L dan LSM yang bisa menjadi mitra kita dalam menangani isu PPPA. Saya juga mengapresiasi peran media,” ungkapnya.

“Kita harus menjalin hubungan baik dengan media karena mereka adalah mitra baik Kemen PPPA. Mereka berada langsung di lapangan dan mungkin lebih paham terhadap permasalahan terkait perempuan dan anak,” tambah Bintang.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor:  Ardy Abba

Nasional
Previous ArticleGelar MPAB, PMKRI Kupang Rekrut 121 Orang Anggota Baru
Next Article Pekan Depan, Kasus Dugaan Korupsi Embung Nimasi TTU Mulai Disidangkan

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.