Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Perairan Borong
HUKUM DAN KEAMANAN

Seorang Nelayan Ditemukan Tewas di Perairan Borong

By Redaksi26 Oktober 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses evakuasi korban. (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- UAL (53) seorang nelayan ditemukan tewas di perairan Borong, pasir putih Liang Bala, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai timur (Matim), Sabtu (26/10/2019), sekira pukul 06.00 Wita.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, sekitar pukul 05.30 Wita, kapal nelayan yang dinahkodai HM (49) bersama 5 orang Anak Buah Kapal yakni AB (38), HJ (49), MN (56), MG (38) termasuk UAL (53), pergi melaut (mencari ikan) ke arah timur.

Saat itu, UAL duduk di bagian depan kapal. Sedangkan 4 orang ABK lainnya duduk di bagian tengah kapal.

Kira-kira jarak 1 mil dari dermaga Borong, tepatnya di pasir putih Liang Bala, korban pun jatuh dari atas kapal.

Karena melihat korban jatuh, 4 orang ABK pun menyampaikan kepada nahkoda bahwa korban jatuh. Mendengar kabar itu, nahkoda kapal pun memutar haluan untuk mencari korban, namun tidak temukan.

Lantaran tak ditemukan, sang nahkoda kemudian menelepon pemilik kapal JM dan menyampaikan bahwa UAL hilang dan meminta bantuan untuk mencari korban.

Sekitar 30 menit kemudian, kurang lebih 15 orang masyarakat Kampung Ende, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong dengan
menggunakan 3 unit kapal nelayan datang membantu dan mencari Korban.

Sekitar 20 menit kemudian korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Korban pun langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Borong untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Usai divisum korban disemayamkan di rumah duka di Kampung Ende. Nahkoda kapal juga masih diamankan di Polsek Borong.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleAKN Nagekeo Wisudakan 30 Mahasiswa
Next Article Rektor Unika Ruteng: SA Salah, Tapi Jangan Biarkan Dia Sendiri

Related Posts

Mahasiswa Jakarta Gelar Aksi Peduli Gempa Flores NTT

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026

PDI Perjuangan Manggarai Timur Dirikan 22 Dapur Umum untuk Korban Gempa Flores

18 Agustus 2026
Terkini

PUPR NTT Verifikasi 300 Rumah Terdampak Gempa di Desa Golo Mendo

26 Agustus 2026

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.