Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Fasilitas Kurang, Pimpinan DPRD Mabar Belum Bisa Tempati Rumah Jabatan
Regional NTT

Fasilitas Kurang, Pimpinan DPRD Mabar Belum Bisa Tempati Rumah Jabatan

By Redaksi31 Oktober 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Dewan (Sekwan) Manggarai Barat (Mabar) Aleksius Sariyono (Foto: Sello Jome/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Setelah dilantik pada Senin (23/9/2019), hingga kini Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Manggarai Barat (DPRD Mabar) belum bisa menempati rumah jabatan.

Sekretaris DPRD Mabar Aleksius Sariyono mengatakan, alasan pimpinan DPRD Mabar belum bisa menempati rumah jabatan karena ada beberapa hal yang masih kurang.

“Ya sarana dan prasarana yang masih kurang,” ungkap Aleksius kepada VoxNtt.com, Selasa (29/10/2019).

Secara regulasi kata Aleksius, pemerintah memang harus menyiapkan rumah yang layak untuk pimpinan DPRD.

“Sebenarnya tidak ada ketentuan waktu, karena di situ dikatakan setelah pelantikan DPRD, pemerintah harus menyiapkan rumah layak huni untuk para pejabat pimpinan,” jelasnya.

Aleksius menargetkan pimpinan DPRD akan segera tinggal di rumah jabatan pada akhir tahun.

“Untuk target kita sendiri, sesuai dengan anggaran. Karena kita masih kurang di anggaran, mungkin sampai dengan akhir tahun semua sudah dibenahi maka pimpinan DPRD harus bisa menempati rumah jabatan,” katanya.

Ia menambahkan, jika pimpinan DPRD tidak tinggal di rumah jabatan maka konsekuensinya ada. Demikian sebaliknya, jika tinggal di rumah jabatan juga konsekuensinya ada.

“Karena memang kalau mereka tidak mendiami rumah jabatan itu konsekuensinya ada, kalau juga tinggal konsekuensinya juga ada,” tutup Aleksius.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

DPRD Mabar Mabar Manggarai Barat
Previous ArticlePemkab TTU Segera Tarik Mobil Dinas Camat Mutis
Next Article Kejati NTT Dapat Banyak Laporan Ada Desa di Malaka yang KKN

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.