Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»RS Siloam Kupang Telah Miliki Mesin Penghancur Batu Ginjal
KESEHATAN

RS Siloam Kupang Telah Miliki Mesin Penghancur Batu Ginjal

By Redaksi6 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Executive Director RS Siloam Kupang, dr. Hans Lie (baju batik paling kiri) saat Media Gathering berkaitan dengan penanganan batu ginjal tanpa pembedahan, di aula RS Siloam Kupang, Rabu, 4 Desember 2019 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Rumah sakit (RS) Siloam Kupang telah memiliki mesin Extracorpord Shock Wave Lithotripsy (ESWL).

Mesin ini digunakan untuk penanganan batu ginjal, sehingga pasien tidak perlu dibedah atau dioperasi.

Executive Director Siloam Hospitals Kupang dr. Hans Lie mengatakan, keunggulan ESWL ini jika pasien mengalami batu ginjal tidak perlu dipotong atau dioperasi, nyeri ringan, bisa dilakukan rawat jalan, dan tidak perlu puasa.

“Mesin ESWL yang kami miliki ini dikenal dengan sebutan ferarinya ESWL, kecanggihannya nomor dua setelah ESWL Piezilith 3000+,” kata dr. Hans Lie kepada wartawan di Kupang, Rabu (04/12/2019).

Menurutnya, mesin ESWL tersebut sangat populer dan terdepan, yakni Richard Wolf Piezilith 3000, yang digunakan juga oleh rumah sakit-rumah sakit ternama di Indonesia.

Ia menegaskan, kehadiran ESWL di Siloam Hospitals Kupang itu tidak hanya ditujukan bagi masyarakat Kota Kupang, tetapi juga untuk seluruh masyarakat NTT.

Bahkan kata dia, sejauh ini, Siloam Hospitals Kupang telah menangani pasien-pasien dari luar NTT.

“Total pasien sudah 11 orang yang menjalankan ESWL,” kata Hans.

ESWL jelas dia, dapat dimanfaatkan bukan hanya oleh pasien umum, tetapi juga oleh pasien yang memiliki asuransi swasta dan juga pasien BPJS Kesehatan.

Hal senada juga disampaikan dokter spesialis urollogi dr. Eric S. Hutauruk. Ia menjelaskan, NTT termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang masyarakatnya rentan terkena kasus batu ginjal, selain NTB dan Kalimantan.

“Berdasarkan data yang saya kumpulkan di NTT, dari 2016-2019, kasus yang saya temukan paling banyak ialah kasus batu dan kemudian disusul oleh kasus prostat,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, tidak ada obat yang bisa memecahkan batu. Obat yang ada saat ini ialah obat untuk menghambat pembetukan kalsium agar batu tidak semakin membesar.

‘”Kalau sudah ada batu, harus segera ditangani karena begitu ginjal sudah tersumbat total, kita hanya punya waktu paling banyak 3×24 jam untuk melepaskan sumbatan. Jika tidak maka mulai terjadi sumbatan dan akan terjadi penurunan fungsi dari ginjal,” jelas Eric.

Menurutnya, hingga saat ini di berbagai wilayah termasuk di negara-negara Eropa, ESWL adalah jawaban untuk penanganan terhadap kasus batu ginjal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati mengatakan dengan adanya mesin ESWL ini diharapkan pelayanan di RS Siloam Kupang semakin baik.

“Di era globalisasi kita dituntut untuk memberikan pelayanan lebih baik. Kita bersyukur ESWL bisa hadir di NTT. Ginjal adalah organ pokok dan merupakan organ tubuh yang paling vital, apabila terdapat gangguan maka organ lain tidak berfungsi,” pungkas Retnowati.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Siloam Kupang
Previous ArticleWarga Pasar Borong Tetap Tolak Bangun Pagar Pembatas
Next Article Merajut Keberagaman, Wali Kota Kupang Tanam Pohon Bersama Umat Budha

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.