Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Komunitas BYO Atambua Berbagi Kasih Jelang Natal
KOMUNITAS

Komunitas BYO Atambua Berbagi Kasih Jelang Natal

By Redaksi17 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aksi berbagi kasih dari Komunitas BYO Atambua untuk masyarakat yang tidak mampu, Senin (16/12/2019). (Foto: Debora)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT- Komunitas Blessing Youth Eukumene (BYO) Atambua berbagi kasih kepada fakir miskin dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

BYO berbagi kasih berupa bingkisan Natal dan makanan di seputaran Kota Atambua, Kabupaten Belu, Senin (16/12/2019).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut hari raya Natal 25 Desember 2019.

Aksi ini menyedot perhatian banyak warga sekitaran Kota Atambua.

“Ini adalah komunitas dari berbagai suku bangsa dan tidak memandang agamanya. Hari ini kita berkumpul bersama dan memasak berbagai jenis makanan, lalu kita bagikan untuk orang yang tidak mampu dan lainnya. Kita adalah kumpulan anak muda dan orang tua yang mempunyai jiwa muda,” ungkap Debora Hargo Kristiani, salah satu penggagas Komunitas BYO kepada VoxNtt.com, Senin sore.

Hadir dalam kegiatan amal berbagi kasih ini anggota DPRD Malaka Fransiskus Taolin. Ia kebetulan hadir sebagai simpatisan Komunitas BYO.

Setelah mereka berkeliling Kota Atambua dan sekitarnya untuk berbagi kasih, komunitas ini pulang dan melakukan ibadah bersama.

Fransiskus Taolin mengatakan, hidup hanya sementara dan berbagi berkat adalah kewajiban.

“Kita memberi dari kekurangan kita dan hidup ini hanya sementara. Mari kita berbagi kasih kepada sesama yang membutuhkan. Terima kasih Komunitas BYO yang sudah memfasilitasi semua kegiatan amal ini, puji Tuhan Haleluya,” tutur alumnus Seminari Tinggi St Mikhael Kupang ini kepada VoxNtt.com.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleSanggar Muro Ae Gelar Pentas Seni, Anak-anak Diajarkan Berterima Kasih untuk Mama
Next Article Seleksi Panwascam, Bawaslu Manggarai Pastikan Bebas dari KKN

Related Posts

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026

Peringati Hari Pers Nasional, Wartawan di Manggarai Barat Salurkan Sembako ke Warga Pesisir

8 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.