Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng Olah Pupuk Kandang
MAHASISWA

Mahasiswa Unika St. Paulus Ruteng Olah Pupuk Kandang

By Redaksi24 Desember 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi pupuk kandang
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT – Sebanyak 59 mahasiswa Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng mengolah pupuk kandang menjadi pupuk organik, Selasa (24/12/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah pastoran paroki Wajur, Hawe, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat.

Hal itu merupakan salah satu program kerja mahasiswa Unika pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dengan menggunakan kotoran babi menjadi pupuk organik.

Salah satu anggota PKM yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, pengolaan pupuk tersebut untuk memanfaatkan kotoran babi yang telah melapuk di kandang babi pastoran paroki Wajur.

Lapukan itu dioloh oleh anggota PKM untuk menjadi pupuk organik.

Hasil olahannya diletakkan pada lubang-lubang yang telah disiapkan di sekitar Gereja Paroki Wajur untuk kemudian melakukan penanaman pohon penghijauan.

“Betapa baiknya kita menggunkan potensi yang ada sebagai pupuk organik. Kita tidak perlu membeli pupuk di toko-toko dengan harga yang mungkin relatif mahal, sementara di daerah ini tersedia pupuk organik yang tidak perlu dibeli,” ungkapnya.

Semua anggota PKM itu bekerja dengan antusias. Tampak semangat juang mereka ada saat menggali dan memindahkan kompos dari tempat pembuangannya ke lubang yang telah disiapkan.

Pendamping PKM Selvianus Hadun mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan itu sebagai wujud nyata dari salah satu Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian yakni pengabdian kepada masyarakat (PkM),” ujar Elvis.

Ia berharap kiranya kegiatan itu dapat menjadi contoh bagi umat Paroki Wajur ke depannya agar pupuk kandang tidak dibiarkan begitu saja, tetapi dimanfaatkan sebagi pupuk organik.

Terpisah, Pastor Paroki Wajur RD. Ignasisus A. Santa, Pr. mengatakan, kompos itu digunakan sebagai pupuk organik untuk penanaman pine tree.

Pastor Ignasius berharap agar kegiatan itu dapat memotivasikan masyarakat atau umat setempat.

“Saya berharap agar umat setempat dapat melakukan hal yang sama agar kotoran babi di rumah mereka masing-masing tidak semata-mata sebagai sampah belaka melainkan sampah yang dapat digunakan dan dijadikan sebagai pupuk,” ujarnya.

Penulis: Pepy Kurniawan/ SH
Editor: Ardy Abba

PGSD Unika Santu Paulus UNIKA Santu Paulus Ruteng
Previous ArticleTingkatkan Kemampuan KPM PKH, Kemensos Beri Pelatihan di Berbagai Bidang
Next Article Edward Tannur Janji Perjuangkan Bendungan Tambahan di Sungai Benenain

Related Posts

BEM FISIP Undana Gelar Pengabdian di Desa Tanah Merah, Angkat Pendidikan Politik hingga Kewirausahaan

1 Maret 2026

Wagub NTT Raih Doktor Ilmu Administrasi di Undana

27 Februari 2026

GMNI Jakarta Ajukan Nota Keberatan ke Presiden soal Perjanjian Dagang Indonesia–AS

24 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.