Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Terkait Proyek Jalan Provinsi NTT di Matim, Direktur PT Agogo: Masyarakat Jangan Khawatir
NTT NEWS

Terkait Proyek Jalan Provinsi NTT di Matim, Direktur PT Agogo: Masyarakat Jangan Khawatir

By Redaksi23 Januari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Direktur PT Agogo Golden Gruop, Rekta Mandrawa Tinon Koesoema. (Foto: dok. pribadi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Masyarakat Manggarai Timur (Matim) diminta jangan khawatir terkait proyek peningkatan jalan Provinsi NTT Bealaing-Mukun-Mbazang yang dikerjakan pada segmen 2 tahun 2019. 

Hal itu disampaikan Direktur PT Agogo Golden Grup, Rekta Mandrawa Tinon Koesoema saat dihubungi VoxNtt.com melalui sambungan telepon, Kamis (23/01/2020).

Dia mengaku tetap optimistis pekerjaan proyek jalan senilai Rp 14.198.198.000,00 itu bakal selesai.

“Kami akan manfaatkan sisa waktu yang diberikan kepada kami, yaitu tambahan waktu 50 HK (hari kerja)+ 40 HK dengan denda 1/1000 per hari,” ucapnya.

Dikatakannya, untuk pekerjaan yang dianggap cacat atau rusak, Dinas PU (Pekerjaan Umum) Provinsi NTT mempunyai mekanisme sendiri, yaitu rekanan akan disuruh memperbaiki sesuai dengan spesifikasi yang berlaku.

“Jadi pekerjaan tersebut tidak akan diterima (dibayar) oleh dinas selama pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang ada,” ujarnya.

Rekta juga merespon terkait laporan dugaan korupsi oleh Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (Kowappem) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT di Kupang. Kata dia, saat ini semua serba terbuka dan hal itu pandangan Kowappem.

Baca: Kowappem NTT Laporkan Proyek Jalan Provinsi di Matim ke Kejati

Pihaknya, ujar Rekta, akan bekerja sesuai target kesempatan yang diberikan oleh Dinas PU Provinsi NTT pada 28 Maret 2020. Bahkan bisa lebih cepat pada akhir Februari sesuai permintaan Wakil Gubernur NTT, Josef A Nae Soi.

Dia mengatakan setiap hal apa pun selalu ada mekanisme, aturan-aturan dan prosedurnya.

“Sama seperti proyek yang tengah kami tangani. Banyak kok kontraktor yang mengalami hal yang sama dengan kami, yaitu pekerjaan terlambat dengan berbagai kendala masing-masing. Tapi mereka tetap kerja dan kejar agar dapat segera selesai,” katanya.

“Ibarat ini adalah kami punya periuk nasi, jadi mustahil lah kalau kami sampai buang kotoran di kami punya periuk. Karena hanya dari sini lah kami bisa makan dari tahun ke tahun, jadi tidak mungkin kami main-main dan sia-siakan,” tambahnya.

Selain itu kata dia, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap kerusakan-kerusakan yang terjadi dalam pengerjaan proyek tersebut.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Manggarai Timur Matim
Previous ArticleJokowi Bangun Labuan Bajo Seperti Bos McDonald’s Bangun Kerajaan Bisnisnya
Next Article Sekda Ngada: Bila Terbukti Lakukan Korupsi, ASN Bisa Langsung Dipecat

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Kejaksaan Manggarai Akui Dampingi Proyek Hotmix Rp14,4 Miliar di Matim, Dugaan Material Ilegal Akan Diteruskan

29 Juli 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.