Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Jasad Seorang Pria Mengapung di Perairan Pulau Rinca
HUKUM DAN KEAMANAN

Jasad Seorang Pria Mengapung di Perairan Pulau Rinca

By Redaksi9 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proses evakuasi jasad Ansar oleh tim gabungan (Foto: Basarnas Mabar)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Naas menimpa Ansar (31). Nelayan asal Desa Papagarang yang ditemukan tewas mengapung
di perairan Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (09/02/2020).

Korban dilaporkan meninggal dunia di dalam perahunya yang tenggelam.

Koordinator Pos SAR Mabar Edi Suryono mengaku, pihaknya menerima laporan penemuan jasad Ansar sekitar pukul 15.10 Wita.

Atas laporan itu kata Edi, Tim gabungan Basarnas, anggota Polres Mabar, Pol Air Mabes, dan Pol Air NTT yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Mabar Iptu Ridwan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP).

Tim gabungan sampai di TKP sekitar pukul 16.15 Wita. Di sana, mereka kemudian melakukan evakuasi jasad Ansar.

Setelah dievakuasi kata Edi, korban dilakukan identifikasi di atas alat Rigid Inflatable Boat (RIB) Basarnas. Ia diperiksa oleh tim identifikasi Polres Mabar dan perawat dari Pustu Desa Pasir Panjang.

“Usai diidentifikasi tim gabungan mengantar korban yang meninggal ke Pulau Papagarang,” katanya.

Edi menjelaskan, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga, jenazah Ansar kembali dilakukan identifikasi lanjutan.

“Setelah diidentifikasi lagi, korban langsung diserahkan kepada keluarga,” lanjutnya.

Dari keterangan yang didapat dari anak korban Lulu (12), kata dia, korban pergi ke Pulau Rinca untuk membeli es batu.

“Pukul 07.30 wita korban ke Pulau Rinca mengunakan Perahu Nyamba dan membawa cumi basah hasil tangkapan malam hari. Maksud dan tujuan dari korban pergi ke Pulau Rinca untuk membeli es batu untuk cumi tangkapan,” tutup Edi

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat
Previous ArticleRatusan Relawan Roy Seran Pungut Sampah di Mata Air Weliman dan Pantai Motadikin
Next Article Di Ende, Kasus Curanmor Berturut-turut pada Awal Tahun 2020

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.