Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Selain Destinasi Super-Premium, Labuan Bajo Bisa Jadi Tempat Wisata Religi
NASIONAL

Selain Destinasi Super-Premium, Labuan Bajo Bisa Jadi Tempat Wisata Religi

By Redaksi24 Februari 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Ketua I DPD RI Nono Sampono didampingi anggota DPD RI asal NTT Angelo Wake Kako saat melakukan konferensi pers usai melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Senin (24/02/2020) (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Labuan Bajo telah dipilih Presiden Joko Widodo menjadi salah satu destinasi wisata super-premium di Indonesia.

Triliunan dana yang digelontorkan oleh Pemerintah Pusat untuk merubah wajah ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur itu pada tahun 2020.

Selain destinasi super-premium, Labuan Bajo juga bisa menjadi salah satu tempat wisata religi yang akan dikunjungi oleh para wisatawan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua I DPD RI Nono Sampono saat melakukan konferensi pers usai melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Senin (24/02/2020).

Nono menyebut Labuan Bajo bisa menjadi wisata religi dengan membuat patung Yesus Kristus yang besar. Dengan itu kata dia, maka Labuan Bajo semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan.

“Selain patung, kita juga bisa buat tempat ret-ret terbesar di Indonesia. Nah, dengan itu pasti banyak orang yang akan datang,” ungkap Mantan Komandan Paspampres itu.

Baca Juga: Prahara Kapal Sang Menteri

Wisata religi dibuat di kota ujung barat Pulau Flores itu, kata Nono, dengan melihat keberagaman NKRI.

“Pariwisata Bali yang bercorak Budha, dan Labuan Bajo dengan corak Kristianinya,” lanjut mantan Kepala Badan SAR Nasional itu.

Nono berharap dengan begitu, masyarakat dapat mengambil bagian dalam memajukan pariwisata di Labuan Bajo.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Angelo Wake Kako Labuan Bajo Mabar Manggarai Barat Nasional
Previous ArticleBahas Kasus Doktor Lanny Koroh, UPG 45 Mangkir dari Undangan DPRD NTT
Next Article Terkait Korupsi di NTT, Ini Pesan KPK untuk Jurnalis

Related Posts

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Imigrasi Labuan Bajo Periksa Dokumen WNA dalam Operasi Gabungan di Manggarai

30 Juni 2026

Polisi Tangkap Pengepul Togel di Toko Pertanian Kawasan Pasar Lembor

30 Juni 2026
Terkini

Manggarai Timur Hadapi Lonjakan Bunuh Diri, Dinas Sebut Peran Ayah Perlu Diperkuat

2 Juli 2026

Masyarakat Harus Gunakan Lahan untuk Porang, Bukan untuk Tambang

1 Juli 2026

Reses di Manggarai Timur, Siena Katarina Bantu Pembangunan Gereja Stasi Bangka Jari

1 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026

Puluhan Tahun Bertaruh Nyawa, DPRD Desak Jembatan Permanen di Wae Musur

30 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.