Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»FRM Kembali Aksi Soal Investasi di TNK
NTT NEWS

FRM Kembali Aksi Soal Investasi di TNK

By Redaksi26 Februari 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Forum Rakyat Masyarakat (FRM) saat menyambangi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia (RI) pada Rabu (26/02/2020) (Foto: Koordinator Lapangan Yohanes Gesri Ndahur)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta, Vox NTT- Forum Rakyat Melawan (FRM) kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI di Jakarta, Rabu (26/02/2020).

Aksi kedua ini sebagai buntut dari tidak ada kejelasan jawaban KLHK atas demonstrasi FRM, Selasa (25/02) kemarin.

Reaksi dalam bentuk aksi demonstrasi tersebut merupakan sikap penolakan FRM atas rencana investasi di Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca: Tolak Investasi di TNK, FRM Datangi KLHK

“Ini sebagai wujud nyata kekecewaan FRM terhadap jawaban pihak KLHK yang tidak memberikan kepastian terhadap tuntun kami,” ujar Koordinator lapangan FRM Yohanes Gesriardo Ndahur kepada VoxNtt.com melalui pesan WhatsApp, Rabu sore.

Yohanes mengatakan, hingga kini KLHK tidak bisa memastikan akan ada pertemuan dengan masyarakat Mabar, khususnya masyarakat terdampak, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan team advokasi lainnya yang tengah berjuang menolak hadirnya konsep pariwisata super-premium di TNK.

Sejumlah pihak tersebut juga menolak rencana pemerintah untuk merelokasikan 2000 lebih warga di TNK. Kemudian, aksi penolakan dilakukan terkait rencana “perampasan” 400 hektare lebih lahan di TNK oleh PT KWE dan PT SKL.

Yohanes mengaku, di balik aksi unjuk rasa tersebut FRM sedikitnya menyodorkan 10 poin tuntutan kepada KLHK RI.

Tak hanya itu, FRM juga mendesak KLHK segera hadir di Labuan Bajo untuk membuka ruang pertemuan dengan seluruh elemen terkait.

Pertemuan tersebut terutama untuk mengkaji secara bersama pengelolaan wilayah TNK dan aset lainnya demi kesejahteraan masyarakat.

“FRM disuruh buat surat audiensi kepada KLHK dan KLHK siap untuk bertemu dengan LSM-LSM terkait dan masyarakat terdampak,” aku Yohanes.

“Setelah itu pihak KLHK akan menginformasikan waktu pertemuannya dalam dua minggu ke depan setelah FRM kirim surat audiensi,” sambung dia.

Menurut Yohanes, KLHK siap bertemu dengan masyarakat terdampak untuk membahas tuntutan FRM dan poin-poin keresahan masyarakat Mabar.

KR: L. Jehatu
Editor: Ardy Abba

BOP Labuan Bajo Komodo Labuan Bajo TNK
Previous ArticleKetua DPRD NTT: Kami Tidak Ingin Berbalas Pantun di Media
Next Article Enam Pembangunan Prioritas Pemkab Manggarai Tahun 2021

Related Posts

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026
Terkini

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.