Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dua Tahun Dikerjakan, Proyek Renovasi Gedung SDN Temkuna TTU Tak Kunjung Selesai
Regional NTT

Dua Tahun Dikerjakan, Proyek Renovasi Gedung SDN Temkuna TTU Tak Kunjung Selesai

By Redaksi5 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gudang milik SDN Temkuna yang dipastikan tidak akan dilanjutkan pengerjaan lantaran adanya pengurangan anggaran (Foto: Eman Tabean/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT- Proyek renovasi dan pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri Temkuna yang beralamat di Desa Humusu Wini, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten TTU hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

Padahal sesuai informasi yang dihimpun VoxNtt.com, proyek tersebut dikerjakan dengan menggunakan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun anggaran 2018 senilai Rp 980.578.000 (Sembilan ratus delapan puluh juta lima ratus tujuh puluh delapan ribu rupiah).

Dana tersebut akan digunakan untuk renovasi 3 unit ruang kelas, pembangunan 3 ruang kelas baru, kantin, ruangan kepala sekolah, serta gudang.

Pantauan VoxNtt.com, Kamis (05/03/2020), tampak pembangunan 3 unit ruang kelas baru, kantin dan ruangan kepala sekolah sudah selesai dikerjakan.

Sementara renovasi 3 unit ruang kelas baru sampai pada tahap pengokeran tembok.

Sedangkan untuk gudang baru sebatas tembok. Beberapa bagian lainnya sama sekali belum dikerjakan.

Kepala SDN Temkuna Bernadeta Bifel saat diwawancarai wartawan mengakui saat menandatangani perjanjian kerja sama, total dananya sebesar Rp 980.578.000.

Kemudian terjadi perubahan sehingga anggaran dikurangi.

Namun Bernadeta sendiri tidak mengetahui persis jumlah anggaran yang dipotong.

Selain itu, ia juga mengaku tidak mengingat persis alasan terjadinya pemotongan anggaran tersebut.

Hal itu lantaran beberapa saat setelah penandatanganan dokumen, Bernadeta sudah jatuh sakit dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Tapi dalam perjalanan saya sakit ada perubahan dana, pas waktu itu saya sakit, yang jelas itu di tim takola (tim pengelola),” jelasnya.

Bernadeta menuturkan, untuk 3 ruang kelas yang direnovasi dan saat ini belum selesai dikerjakan lantaran ia banyak kesibukan.

Selain itu juga terkendala lantaran tukang yang dihubungi untuk melanjutkan pengerjaan renovasi tersebut hingga saat ini masih sibuk dengan urusan lainnya.

“Bahan-bahan sudah ada, dalam waktu dekat kita sudah selesaikan,” ucap Bernadeta.

Sementara untuk gudang, kata dia, anggaran yang dialokasikan awalnya sebesar Rp 85 juta.

Namun lantaran terjadi perubahan besaran anggaran, item untuk pembangunan gudang dihilangkan. Sehingga untuk pembangunan gudang praktis tidak akan dilanjutkan.

“Pengurangan (anggaran) waktu itu tim takola beritahu tapi waktu itu saya pas sakit,” jelasnya.

Sementara itu Edi Saka selaku pihak yang disebut sebagai tim Takola proyek renovasi dan pembangunan gedung SDN Temkuna hingga saat ini belum berhasil dikonfirmasi.

Saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon, Edi mengaku sementara sakit dan dirawat di rumah sakit.

Sehingga belum bisa memberikan penjelasan terkait pembangunan gedung SDN Temkuna tersebut.

“Mohon maaf saya sementara sakit dan saat ini sementara di rumah sakit, kalau sudah sembuh baru bisa (memberikan penjelasan),” tuturnya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

SDN Temkuna TTU
Previous ArticlePolemik Toko Pancaran Borong, Go Andre: Musibah Bukan Tanggung Jawab Kami
Next Article Ribuan KIP Ditemukan dalam Tong Sampah di Labuan Bajo

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.