Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ribuan KIP Ditemukan dalam Tong Sampah di Labuan Bajo
Regional NTT

Ribuan KIP Ditemukan dalam Tong Sampah di Labuan Bajo

By Redaksi5 Maret 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kartu Indonesia Pintar yang masih utuh, sisa pembakaran sampah yang ditemukan di Labuan Bajo, NTT (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Ribuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ditemukan dalam tong sampah di Wae Kesambi, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Kamis (05/03/2020).

Seorang warga Magdalena Elsana Anut mengaku dirinya menemukan sejumlah KIP tersebut di belakang rumah di tempat pembakaran sampah.

“Tadi saya datang dari Golo Welu untuk ikut kegiatan Bimtek anggota PPK esok. Terus saya lihat banyak sekali KIP. Ada yang sudah dibakar, ada juga masih utuh,” ungkap Elsana saat ditemui VoxNtt.com, Kamis (05/03/2020).

Melihat sejumlah KIP tersebut, ia kemudian berinisiasi mengambil dan menyimpannya.

“Saya tidak tahu dari mana ini. Tapi karena saya lihat masih bagus dan masih berlaku, makanya saya simpan,” lanjutnya.

Sementara itu Beata Alut pemilik rumah mengatakan dirinya sudah melihat KIP itu tahun lalu dengan jumlah sekitar ribuan.

“Saya sudah lihat KIP itu tahun lalu. Hanya saya tidak tahu itu masih berlaku atau tidak. Kan dari tong sampah. Ada beberapa rumah yang buat sampah di tong itu. Saya ambil sampahnya dan bakar. Saya tahu itu KIP dan saya pikir sudah lewat masanya makanya saya bakar dan sisanya ini,” ungkap Beata saat ditemui VoxNtt.com.

Beata Alut mengaku saat melihat, KIP tersebut masih dalam amplop dan tersimpan rapi.

“Waktu saya lihat. Saya tidak tahu asal usulnya dari mana. Hanya ditemukan di tempat sampah,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PKO Mabar Yeremias Unggas mengaku tidak mengetahui pasti dari mana datangnya KIP tersebut.

“Aduh ade (adik) saya tidak tahu. Karena bukan kita yang urus KIP tersebut. Kalau data penerima kita ada. Tapi untuk urus bukan di kita,” katanya saat dihubungi VoxNtt com, Kamis malam

Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial terkait hal ini.

“Nanti saya koordinasi dengan Dinas Sosial karena mereka yang urus ini. Syarat-syarat untuk mendapatkan itupun pasti di mereka,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

Mabar Manggarai Barat PKO Mabar
Previous ArticleDua Tahun Dikerjakan, Proyek Renovasi Gedung SDN Temkuna TTU Tak Kunjung Selesai
Next Article Ini Kronologis Perang antar-Suku di Adonara yang Menewaskan 6 Orang

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.