Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Cegah Virus Corona, Fraksi Demokrat Kabupaten Kupang Keluarkan Pokir
KESEHATAN

Cegah Virus Corona, Fraksi Demokrat Kabupaten Kupang Keluarkan Pokir

By Redaksi27 Maret 20204 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Fraksi Demokrat Kabupaten Kupang, Yakobertus Seran (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Penyebaran virus corona atau Covid-19 kian terasa di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mengantisipasi dan mencegah wabah tersebut masuk ke NTT, dan khususnya Kabupaten Kupang, Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat mengeluarkan sejumlah pokok pikiran (Pokir) dan rekomendasi, Jumat (27/03/2020).

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Kupang Yakobertus Seran Asafeni tersebut, disebutkan Fraksi Partai Demokrat memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih atas usaha dan kerja keras yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Kupang menyikapi pandemi Covid-19.

Itu terutama dengan penerbitan Surat Edaran Nomor 309 tentang pengaturan waktu kerja ASN, pembentukan gugus tugas Covid-19, persiapan 1 unit ruang isolasi dan tim dokter serta perawat di RSUD Naibonat, alokasi APBD Rp 1,5 Miliar dan berbagai seruan dan imbauan lainnya.

Namun, mengingat situasi yang dihadapi saat ini sangat genting dan serius, maka menurut Fraksi Demokrat tidak bisa dihadapi dengan cara yang biasa-biasa saja. Itu harus dilakukan dengan cara yang luar biasa dengan melibatkan semua pihak dan semua sumber daya yang dimiliki.

Fraksi Demokrat menyatakan, yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Kupang hari ini untuk melindungi 400 ribu warganya adalah perang total terhadap Covid-19.

Karena ini sebuah perang total, maka yang terlibat tidak bisa hanya personel kesehatan di Dinkes dan RSUD Naibonat, aparat dokter dan perawat saja, tetapi seluruh personel pemerintah hingga tingkat RT dan RW di desa dan kelurahan di pelosok Kabupaten Kupang.

“Bahkan keterlibatan pihak swasta dan masyarakat secara luas dan semesta,” tulis Fraksi Demokrat dalam siaran pers yang diterima VoxNtt.com, Jumat malam

Fraksi Demokrat pun mengajukan sejumlah pertanyaan simulasi jika saja terjadi sebaran Covid-19 dan ada 1.000 orang atau 0,04 persen dari total 402 ribu warga Kabupaten Kupang yang positif, maka di manakah mereka harus dirawat? Apakah cukup dokter dan paramedis yang merawat? Cukupkah APD atau alat perlindungan diri untuk mereka? Bagaimana ketersediaan sarana prasarana pendukung? Makan minumnya bagaimana? Apakah dana tersedia cukup atau tidak? Dan masih banyak lagi pertanyaan yang bisa diajukan.

Menurut Fraksi Demokrat, persiapan dan skenario kontinjensi masih sangat jauh dari harapan. Masih terkesan biasa-biasa saja.

Taķ hanya itu, Fraksi Demokrat mendesak Pemerintah Kabupaten Kupang bersama pimpinan DPRD untuk dapat melakukan realokasi APBD, demi membiayai semua rencana kontinjensi penanggulangan viru corona. Hal ini tentu saja sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 04 tahun 2020.

Sebab, alokasi Rp 1,5 Miliar sangat sedikit. Pemda tidak bisa menyerahkan urusan virus corona kepada pemerintah pusat dan provinsi saja, tetapi aksi langsung sangat ditunggu rakyat.

Fraksi Demokrat menegaskan, beberapa aksi langsung yang perlu dilaksanakan segera adalah melengkapi para tenaga dokter dan paramedis dengan alat pelindung diri (APD), obat-obatan dan sarana prasarana yang memadai.

Masyarakat juga sedang membutuhkan masker dan hand sanitizer.

Kemudian sarana publik seperti pasar, terminal, rumah ibadah, gedung pemerintah sampai saat ini belum disemprot disinfektan.

Termasuk edukasi cegah dini  virus corona dengan social dan physical distancing belum banyak terdengar di pojok kampung Kabupaten Kupang.

“Kami mendorong sekeras-kerasnya agar segera dilakukan pemantapan rencana kontinjensi dan mendorong sidang pembahasan untuk realokasi APBD untuk membiayai perang besar kita melawan corona virus di Kabupaten Kupang,” ulas Fraksi Demokrat.

Beberapa rekomendasi lainnya yang diberikan Fraksi Demokrat yakni, menutup pintu perbatasan Kabupaten Kupang secara terbatas, terduga ODP harus diperiksa ketat hingga tingkat RT dan RW, dan laluvlintas kendaraan yang melintasi Jalan Timor Raya harus disemprot disinfektan dan periksa suhu tubuh dan lain sebagainya.

Semua pilihan langkah ini harus dikaji serius dan diletakkan di atas meja untuk diimplementasi sepenuh hati.

Fraksi Demokrat juga menyatakan siap berdiri bersama dan bekerja keras bersama Pemerintah Kabupaten Kupang dan semua jajaran masyarakat untuk terlibat langsung dan aktif dalam perang total melawan pandemik virus corona.

“Ini perang semesta yang harus kita menangkan demi keselamatan jiwa rakyat Kabupaten Kupang tercinta,” cetus Fraksi Demokrat.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor:  Ardy Abba

Demokrat Demokrat Kabupaten Kupang DPRD Kabupaten Kupang Kota Kupang Virus Corona
Previous ArticleSudah Ada 17 ODP Virus Corona di Nagekeo
Next Article Jumlah ODP dan PDP Covid-19 di Mabar Terus Meningkat

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Penyidik Polresta Kupang Dinilai Tak Berani Periksa Tim SPPG Polda NTT

3 Maret 2026
Terkini

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.