Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»DPRD Ingatkan Pemda Mabar untuk Hati-hati Gunakan Dana Penanganan Covid-19
KESEHATAN

DPRD Ingatkan Pemda Mabar untuk Hati-hati Gunakan Dana Penanganan Covid-19

By Redaksi1 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Mabar, Edistasius Endi (Foto: Sello Jome/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Untuk mencegah penyebaran dan penanganan Covid-19, Pemerintah Ķabupaten Manggarai Barat (Mabar) telah menggelontarkan dana sebesar Rp 18 Miliar.

Angka ini merupakan hasli rasionalisasi anggaran APBD 2020 yang disiapkan menjadi sebesar Rp 18 Miliar.

Adapun sumber anggaran tersebut berasal dari pemanfaatan SILPA tahun 2019 sebesar Rp 3,5 Miliar, dana tak terduga tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1,090 Miliar, evaluasi belanja SKPD berupa belanja perjalanan dinas, makan minum senilai Rp 9 Miliar yang didapat dari pembatasan perjalanan dinas dan bekerja dari rumah, evaluasi DAK fisik bidang kesehatan sebesar Rp 4,7 Miliar, serta bantuan operasional kesehatan sesuai Keputusan Menteri Keuangan Nomor: 6/KMK.7/2020.

Melihat anggaran penanganan yang besar, Ketua DPRD Mabar Edistasius Endi mengingatkan Pemda agar hati-hati mengggunakan dana tersebut.

“Kita cuma ingatkan saja agar pemerintah hati-hati dan jeli gunakan anggaran itu,” ungkapnya saat ditemui VoxNtt.com, Rabu (01/04/2020).

Edi sapaan Edistasius menjelaskan, saat ini Pemda Mabar telah membuat posko penanganan Covid-19. Posko itu, kata Edi, dibuat untuk menerima bantuan Alat Pelindung (APD) dari siapa saja yang ingin membantu dan untuk mendistribusikan APD ke rumah sakit.

“Ya kita akan terus ingatkan. Sekarang posko sudah buat. Fungsi posko itu untuk menerima bantuan dari luar. Jangan sampai barang yang sudah disumbang orang, lalu nanti dalam anggaran belanja, dimasukkan jenis barang tersebut. Anggaran keluar tapi barangnya, barang sumbangan. Ya itu Pemda harus hati-hati,” tegas Ketua DPD NasDem Mabar itu.

Dia juga meminta agar Pemda Mabar serius dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Anggaran sudah ada, besar lagi. Jadi Pemerintah harus serius menanggani ini,” tandasnya.

Dia berharap agar dalam mengelola anggaran tersebut, Pemda Mabar harus transparan.

“Pemda harus transparan. Kita hanya mengingatkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.

Penulis: Sello Jome
Editor: Ardy Abba

DPRD Mabar Edi Endi Mabar Manggarai Barat Virus Corona
Previous ArticlePemdes Siru Semprot Disinfektan di Sejumlah Tempat
Next Article Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, DPRD Nagekeo Batalkan Pembelian Mobil Dinas Pimpinan

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.