Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, DPRD Nagekeo Batalkan Pembelian Mobil Dinas Pimpinan
KESEHATAN

Bantu Pemerintah Tangani Covid-19, DPRD Nagekeo Batalkan Pembelian Mobil Dinas Pimpinan

By Redaksi2 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua dan Wakil Ketua II DPRD Nagekeo saat memberikan keterangan pers terhadap pemangkasan anggaran pembelian mobil pimpinan DPRD (Foto: Patrick/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nagekeo terpaksa melakukan rasionalisasi anggaran sebesar Rp 1,4 Miliar lebih untuk membantu pemerintah dalam proses penanganan wabah virus corona atau Covid-19 di kabupaten itu.

Selain melakukan rasionalisasi anggaran, DPRD Nagekeo juga telah menyiapkan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah.

Ketua DPRD Nagekeo Marselinus Fabianus Ajo Bupu saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (01/04/2020), mengungkapkan, rekomendasi itu seperti segera menyiapkan ruang khusus isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 dan mendesak pemerintah daerah untuk segera membentuk satuan tugas ketahanan pangan.

Anggran rasionalisasi DPRD Nagekeo, kata dia, telah disepakati dalam rapat internal DPRD yang bersumber dari lima pos anggaran.

Kelimanya seperti pengadaan mobil pimpinan DPRD, kunjungan kerja (kunker) Badan Anggaran, kunker Badan Pembentukan Peraturan Daerah, kunker Badan Kehormatan dan biaya konsultasi anggota DPRD keluar wilayah.

Didampingi Wakil Ketua II DPRD Nagekeo Kristianus Dua Wea, Ajo Bupu mengatakan, secara lembaga, DPRD Nagekeo akan mendukung penuh pemerintah dalam menekan penyebaran virus corona.

Menurutnya, perang melawan virus corona di Kabupaten Nagekeo merupakan tugas bersama baik masyarakat, pemerintah, DPRD maupun para awak media.

“Apa artinya, semua program ini dilaksanakan namun virus ini tidak bisa teratasi. Kita boleh bicara banyak tapi bagaimana kalau anggaran tidak ada,” tukas Ajo Bupu.

Sementara itu, berdasarkan rilis resmi posko gugus tugas percepatan penanganan virus corona Nagekeo, per 1 April 2020 hingga pukul 15.00 tercatat jumlah P2T2 mengalami peningkatan dari sebelumnya 516 orang menjadi 530 orang.

Sedangkan ODP masih tetap 22 orang serta PDP berjumlah satu orang dan telah dinyatakan meninggal dunia.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

DPRD Nagekeo Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleDPRD Ingatkan Pemda Mabar untuk Hati-hati Gunakan Dana Penanganan Covid-19
Next Article Perantau NTT di Malaysia Sebut Kasus Pengusiran Sebagai Pembunuhan Secara Halus

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.