Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Dapat Bantuan 1000 Rapid Test, Semua Eks Penumpang KM Lambelu Segera Diperiksa
KESEHATAN

Dapat Bantuan 1000 Rapid Test, Semua Eks Penumpang KM Lambelu Segera Diperiksa

By Redaksi10 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivitas pagi eks penumpang KM Lambelu di lokasi karantina di SCC, Maumere (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Semua eks penumpang KM Lambelu akan menjalani rapid test. Kepastian ini menyusul tibanya 1000 kit rapid test bantuan dari Budha Tzu Chi.

Seribu kit rapid test tersebut disalurkan melalui BNPB dan telah diserahkan langsung kepada Bupati Sikka Robi Idong oleh Danlanal Maumere Totok Nurcahyanto, Kapolres Sikka Sajimin dan Dandim 1603 Sikka Zulnaelendra, Kamis (09/04/2020).

Robi Idong menyatakan 173 eks penumpang KM Lambelu yang sedang dikarantina akan menjalani rapid test.

“Kita baru dapat 1000 rapid test sehingga kita sudah bisa lakukan rapid test terhadap semua eks penumpang Lambelu,” terang Bupati Robi kepada VoxNtt.com di kediamannya di Lingkar Luar, Maumere.

Sebelum adanya bantuan alat tersebut, Sikka memang mengalami kesulitan rapid test.

Informasi yang diperoleh VoxNtt.com, sebelum kedatangan KM Lambelu, Sikka hanya memiliki 70-an rapid test. Sekitar 20 lebih di antaranya telah dipakai untuk pemeriksaan ABK dan penumpang KM Lambelu.

Senada dengan Bupati Robi, Juru bicara Satgas Covid-19 Sikka Petrus Herlemus mengatakan, eks penumpang KM Lambelu akan diperiksa dengan rapid test pada hari ke-7.

“Anjuran dokter ahli rapid test dilakukan hari ke-7 agar bisa mendapatkan hasil yang meyakinkan, makanya kami akan lakukan besok pagi jam 9,” ungkap Herlemus pada Jumat (10/4/2020).

Para warga karantina tersebar di dua lokasi karantina yakni SCC sebanyak 133 orang dan Rujab Bupati Sikka sebanyak 40 orang.

SCC diperuntukkan bagi laki-laki, sementara Rujab Bupati untuk perempuan dan anak-anak.

Dari jumlah tersebut 3 orang ibu hamil dan 5 anak-anak.

Saat ini yang tersisa di lokasi karantina adalah warga Sikka. Sementara warga kabupaten lain telah dijemput oleh Pemda masing-masing.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

KM Lambelu Robi Idong Sikka Virus Corona
Previous ArticleHasil Lab PDP Covid-19 asal Nagekeo dan Namangkewa Sikka Negatif
Next Article Di Tengah Wabah Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026

PPK Sebut Plafon Ambruk di Puskesmas Narang Tidak Masuk Pengerjaan Rehabilitasi

16 Mei 2026
Terkini

Polda Jawa Tengah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa di Lengor

24 Agustus 2026

Karitas Keuskupan Ruteng Salurkan Bantuan untuk 11.907 Korban Gempa Flores

24 Agustus 2026

Keluarga Jakob Nuwa Wea Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Gempa Nagekeo

23 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026

Sepekan Pascagempa, Armada Kemanusiaan BKH-Stevi Harman Tak Henti Mengirim Bantuan Susulan

23 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.