Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Skrining di Pintu Masuk, Kadinkes TTS: ODP dan PDP Bukan Aib
KESEHATAN

Skrining di Pintu Masuk, Kadinkes TTS: ODP dan PDP Bukan Aib

By Redaksi12 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dokter Eirene Ate
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dokter Eirene Ate, mengatakan Gugus Tugas Penagananan Covid-19 kabupaten itu saat ini terus memperketat dua wilayah pintu masuk arus transportasi darat yakni Batuputih dan Polen.

Eirene sendiri mengaku, pihaknya sudah membangun posko di dua wilayah pintu masuk ke wilayah TTS.

Posko itu, lanjutnya, melibatkan unsur medis, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI/Polri, Sat Pol PP hingga pemerintahan kecamatan setempat.

“Jadi, setiap kendaraan baik roda dua maupun roda empat ditahan dan orang-orang yang ada di atas kendaraan langsung diskrining, barulah memasuki wilayah TTS,” katanya saat diwawancarai VoxNtt.com, Sabtu (11/04/2020).

Petugas keamanan, jelas dokter Eirene, selalu melakukan pemeriksaan identitas orang, baik itu para pengendara maupun penumpang.

Terkait adanya warga dari zona merah yang masuk ke TTS, Eirene mengatakan, pihaknya membangun kerja sama dengan pemerintahan desa hingga RT dan RW, sehingga 2 X 24 langsung bisa diketahui.

“Setelah dilaporkan ke Gugus Tugas, maka langsung dilakukan penggebrekan ke lokasi. Di sana dilakukan pengecekan medis selanjutnya dilakukan karantina mandiri, bisa juga di rumah sakit,” jelas dokter Eirene.

OPD dan PDP Bukan Aib

Kadis Eirene meminta masyarakat agar bisa melaporkan diri atau keluarga yang baru datang dari wilayah zona merah ke petugas terdekat.

Pasalnya menurut dia, status Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 bukanlah sebuah aib.

“Ada keluarga yang datang dari zona merah, misalnya, anak atau keluarga dekat maka segera lapor supaya ada pemeriksaan medis. Dengan demikian, bisa diketahui persis kondisi orang itu sendiri maupun keluarga. Jadi jangan pikir bahwa ODP atau OPD itu aib. Pemeriksaan yang dilakukan demi menjaga kesehatan bersama,” tandasnya.

Ia juga meminta semua pihak untuk terus bekerja sama dalam menangani penyakit Covid-19 ini.

“Apa yang disampaikan pemerintah tentu perlu dipatuhi masyarakat. Karena yang dilakukan semata-mata untuk menjaga agar masyarakat bisa terhindar dari pendemi virus ini,” tutupnya.

Terkini, Kabupaten TTS menempati urutan 3 jumlah ODP Covid-19 terbanyak di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni sebanyak 64 orang.

TTS terpaut di bawah Kabupaten Manggarai Barat yakni berjumlah 74 di urutan dua terbanyak dan Kota Kupang sebanyak 149 orang, di pertama di NTT.

Data ini per Sabtu malam (11/04/2020) yang dirilis oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona atau Covid-19 Provinsi NTT.

Penulis: L. Long
Editor: Ardy Abba

Dinkes TTS TTS Virus Corona
Previous ArticlePaskah dalam Situasi Pandemi Covid-19
Next Article Pospera TTS Sikapi Cicilan Ojek, Ini Alasan MPM Finance Tetap Tagih

Related Posts

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Pembeli Puas, Lapak Ikan Brigadir Oebesa Klaim Kantongi Izin Lengkap dan Kelola Limbah dengan Baik

23 Juni 2026

Kasus Kekerasan Anak di Manggarai Timur Masih Tinggi, Pemkab Siapkan Kanal “Pro-Puan Matim”

20 Mei 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.