Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tangani Covid-19, Anggaran Perjalanan Dinas dan Bimtek DPRD Dipotong
KESEHATAN

Tangani Covid-19, Anggaran Perjalanan Dinas dan Bimtek DPRD Dipotong

By Redaksi14 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Matim dari PAN, Heremias Dupa (Foto: Sandy Hayon/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Manggarai Timur (Matim) sudah melakukan rasionalisasi anggaran untuk penanganan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19.

“Sesuai dengan instruksi Gubernur, kita sudah lakukan realokasi anggaran. Kita pengurangan 1,4 Miliar dari pejalananan dinas dan Bimtek masa sidang 2,” ujar Ketua DPRD Matim Heremias Dupa kepada VoxNtt.com di Borong, belum lama ini.

Saat ini jelas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, DPRD akan mengikuti kebijakan pusat baik berupa petunjuk, regulasi, juga protokol penanganan Covid-19.

“Sekarang kita DPRD, paripurna yang melibatkan banyak orang tidak ada. Paripurna dibatasi, hanya untuk ketua-ketua fraksi. Tetapi tidak lebih dari 10 orang,” ujar Anggota DPRD asal Kecamatan Borong itu.

Terkait upaya Pemkab yang memanfaatkan ruangan RSUD Matim sebagai penampungan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19, Heremias menilai hal itu sangat penting dilakukan.

Apalagi selama ini kata dia, upaya karantina mandiri bagi para pelaku perjalanan yang datang ke Matim, tidak berjalan efektif. Maka diperlukan upaya karantina secara terpusat.

“Karantina mandiri atau isolasi mandiri belum efektif dan belum menjadi kesadaran bersama. Bahkan di beberapa daerah banyak yang menolak warga yang baru datang, makanya isolasi terpusat,” ucapnya.

Ia juga mengatakan semua fasilitas, obat-obatan dan makanan untuk para ODP akan disiapkan oleh Pemda Matim.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Matim Boni Hasudungan Siregar mengatakan beberapa ruangan itu hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang baru pulang dari perantauan dan memiliki gejala-gejala seperti flu, batuk dan demam.

“Kita pantau dulu mereka selama beberapa hari kalau statusnya ditingkatkan menjadi Pasien Dalam Pantaun (PDP), maka kita akan antar yang bersangkutan ke rumah sakit rujukan,” kata Sekda Boni.

Sebenarnya kata dia, karantina mandiri bisa dilakukan di rumah. Kendati demikian belakangan justru muncul banyak penolakan dari masyarakat. Bahkan belum bisa menjamin seseorang melakukan karantina mandiri.

Sehingga, kata dia, Pemkab Matim mengambil langkah dengan memanfaatkan gedung rumah sakit untuk dijadikan tempat penampungan secara terpusat dan layak.

“Karantina mandiri kita harus standar. Kita siapakan tempat yang layak. Satu kamar satu orang. ODP akan hendel di tingkat kabupaten. Kita sudah siapkan semua,” katanya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

DPRD Matim Manggarai Timur Matim RSUD Matim Virus Corona
Previous ArticleDiterjang Angin Kencang, Gedung Asrama SMAN Oekolo TTU Ambruk
Next Article Dari Rumah ke Rumah, Anggota DPRD Belu Gelar Reses di Tengah Pandemi Corona

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.