Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Diterjang Angin Kencang, Gedung Asrama SMAN Oekolo TTU Ambruk
Pendidikan NTT

Diterjang Angin Kencang, Gedung Asrama SMAN Oekolo TTU Ambruk

By Redaksi14 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gedung Asrama Putri milik SMAN Oekolo yang Ambruk diterjang angin kencang, Selasa 14 April 2020 (Foto: Istimewa)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu, Vox NTT-Gedung asrama putri milik SMAN Oekolo, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) ambruk diterjang angin kencang, Selasa (14/04/2020).

Gedung asrama yang masih beratap alang-alang yang baru direhab oleh orangtua siswa SMAN Oekolo sejak setahun lalu tersebut dikabarkan ambruk sekitar pukul 10.30 Wita.

Kepala SMAN Oekolo Maximus Abainpah saat dihubungi VoxNtt.com melalui telepon membenarkan adanya kejadian naas tersebut.

Menurutnya, musibah itu bermula dari tiupan angin yang cukup kencang.

Meski tiupan angin tersebut tidak berlangsung lama, kata dia, namun mengakibatkan gedung asrama roboh.

“Ada beberapa rumah lain yang atapnya terangkat tapi tidak begitu parah, yang paling parah ini asrama putri,” tutur Maximus.

Maximus menuturkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berbagai peralatan milik para penghuni asrama yang rusak.

Hal itu lantaran saat ini pihaknya masih harus membongkar puing-puing bangunan yang roboh untuk kemudian melakukan pemeriksaan.

“Nanti barang-barang milik anak asrama kita pindahkan ke salah satu ruangan yang kosong dulu, sambil kita hubungi pihak orangtua untuk datang ambil barang milik para murid,” tuturnya.

Maximus juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Hal itu lantaran saat ini 41 siswi penghuni asrama dan juga 2 guru pembina sementara dirumahkan untuk mengantisipasi wabah virus corona.

“Saat ini semua penghuni asrama sementara diliburkan, termasuk 2 ibu guru pembina,” katanya.

Penulis: Eman Tabean
Editor: Ardy Abba

SMAN Oekolo TTU
Previous ArticleSamsat Ende Prediksi Pendapatan Menurun Akibat Virus Corona
Next Article Tangani Covid-19, Anggaran Perjalanan Dinas dan Bimtek DPRD Dipotong

Related Posts

Palma Hill Gelar Pelatihan Public Speaking untuk Anak di Kupang

15 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026
Terkini

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.