Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Masyarakat Malaka Wajib Gunakan Masker, Kota Betun Dikontrol Ketat Aparat
Regional NTT

Masyarakat Malaka Wajib Gunakan Masker, Kota Betun Dikontrol Ketat Aparat

By Redaksi18 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Setiap orang yang masuk dan keluar desa wajib melalui posko desa
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT-Masyarakat kabupaten Malaka dan sekitarnya diberi ultimatum keras oleh bupati dan kapolres Malaka untuk wajib memakai masker. 

Pelaksanaan ultimatum ini dikontrol langsung oleh para kepala desa se-kabupaten Malaka.

Selain itu, beberapa desa sekitar kota Betun, ibu kota kabupaten Malaka, dijaga ketat selama 24 jam oleh petugas dan aparat desa.

“Wajib memakai masker, jika datang atau lewat desa Wehali. Kami jaga 24 jam dan yang tidak pakai masker akan kami suruh pulang,” tegas Robby Tei Seran, kepala desa Wehali, (15/04/2020).

Sebelumnya di desa Umanen Lawalu juga dilakukan penjagaan ketat oleh aparat dan pemuda desanya. Di sana, masyarakat yang lewat diwajibkan memakai masker dan mencuci tangan. Peralatan cuci tangan disiapkan oleh petugas di Posko desa.

Sementara di desa Harekakae, petugas dari pemerintah desa membagikan 2.000 masker untuk warga pada Kamis (16/04/2020).

Penjabat Kepala desa Harekakae, Emanuel Bere Nahak mengatakan, pembagian masker tersebut dilakukan secara gratis guna mengurangi beban warga dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).

“Khusus desa Harekakae anggaran untuk pengadaan masker sebanyak Rp. 10.500.000 dari total anggaran khusus penanganan covid desa Harekakae sebesar RP. 95.555.000,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (16/04/2020).

Menurut dia, pembagian masker gratis itu dilakukan atas instruksi bupati Malaka melalui camat Malaka Tengah.

“Total keseluruhan warga desa Harekakae sebanyak 2.150 jiwa. Yang disediakan sebanyak 2.000 buah masker oleh pemerintah desa, sisanya 150 buah dibantu oleh LPPA Kabupaten Malaka,” katanya.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi

Editor: Irvan K

covid-19 Malaka Virus Corona
Previous ArticleSuster di Labuan Bajo Bagi Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19
Next Article Datang dari Zona Merah, Petugas Kesehatan Nagekeo Periksa 17 ABK KM Damai Sejahtera

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.