Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Hendak Konfirmasi Informasi Covid-19, Kadis Kesehatan Nagekeo Usir Awak Media
KESEHATAN

Hendak Konfirmasi Informasi Covid-19, Kadis Kesehatan Nagekeo Usir Awak Media

By Redaksi21 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wartawan Nagekeo melongo di depan pintu masuk ruang logistik Posko Satgas Covid-19 Nagekeo karena tak diizinkan masuk oleh Kadis Kesehatan Nagekeo, dr. Ellya Dewi. (Foto: Bernard)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Insiden pengusiran sejumlah awak media terjadi di posko gugus tugas penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19 Kabupaten Nagekeo, Jumat (17/04/2020), sekitar pukul 17.00 Wita.

Insiden pengusiran bermula ketika sejumlah awak media yang hendak mengkonfirmasi tentang perkembangan informasi Covid-19. Bukannya mendapatkan informasi seputar Covid-19, para awak media malah diusir oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, dr. Ellya Dewi.

Pengusiran awak media dilakukan saat Sekretaris Daerah Nagekeo Lukas Mere meminta Kadis Dewi untuk memberikan perkembangan informasi terbaru tentang meninggalnya satu orang dalam pemantauan (ODP) asal Kecamatan Nangaroro pada Kamis, 16 April 2020 lalu.

Namun, saat melihat ada awak media yang hendak menemuinya, Kadis Dewi yang saat itu sedang berfoto ria mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) bantuan dari LSM Sa’o Mere tiba-tiba menuju pintu dan menghardik para awak media.

“Keluar keluar, yang berhak masuk ke ruangan ini hanya orang-orang yang berkepentingan, yang bukan berkepentingan dilarang masuk,” hadrik Ellya Dewi, sembari mendorong pintu dengan keras.

Wartawan yang diusir dari posko gugus tugas penanganan Covid-19 Nagekeo adalah Jurnalis VoxNtt.com, Flores Pos, Victory News, The Policenews, dan TVRI.

Informasi sementara yang dihimpun VoxNtt.com, ODP yang meninggal dunia itu merupakan pasien rujukan RSD Aeramo ke RS TC Hillers Maumere. ODP tersebut lalu dipulangkan ke Nangaroro sebelum akhirnya meninggal dunia.

Perlakuan kasar terhadap awak media oleh Ellya Dewi disesalkan Ketua Aliansi Jurnalis Nagekeo (Arjuna), Donny Moni.

Donny bahkan mempertanyakan mengapa sikap Kadis Dewi terkesan menutupi perkembangan informasi tentang virus corona atau Covid-19.

“Kadis Kesehatan Kabupaten Nagekeo seakan-akan Covid-19 hanya dia saja yang tahu dan dia saja yang mengerti. Dan menutup ruang komunikasi dengan para jurnalis yang ada di Nagekeo, publik Nagekeo wajib tahu perkembangan terkini tentang Covid-19 secara akurat dari sumber terpercaya,” katanya.

Menurutnya, sebagai seorang kepala dinas, Ellya Dewi seharusnya telah tahu bahwa berdasarkan surat Keputusan Bupati Nagekeo Nomor: 192/KEP/HK/2020, wartawan bersama unsur pemerintah seperti Bidang Humas, Komunikasi dan informatika,
Kabag protokol dan komunikasi pimpinan, Kasubag humas Polres Nagekeo dan Seksi Pers kodim 1625 Ngada serta Kabid pelayanan dan sumber daya kesehatan secara bersama-sama akan terus mengabarkan pemberitaan tentang virus corona di Kabupaten Nagekeo.

Sementara itu, dr. Ellya Dewi, hingga berita ini ditayangkan belum juga memberi komentar terkait alasan pengusiran itu. VoxNtt.com telah beberapa kali menghubunginya melalui telepon, namun tetap juga diabaikannya.

Penulis: Patrick Romeo Djawa
Editor: Ardy Abba

Dinkes Nagekeo Nagekeo Virus Corona
Previous ArticleBupati Malaka: Tidak Ada Kantor, Saya Bisa Tanda Tangan di Mana Saja
Next Article Anggota DPRD NTT Tidak Setuju Bangun Pabrik Semen di Lingko Lolok

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

Dapur MBG Gako Dihentikan karena Berdiri di Atas Tanah yang Telah Diserahkan ke Pemda

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.