Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Meski Zona Hijau, NTT Masih Banyak OTG dan ODP
KESEHATAN

Meski Zona Hijau, NTT Masih Banyak OTG dan ODP

By Redaksi26 April 20203 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Biro dan Protokol setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu didampingi Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Valeri Guru saat memberikan keterangan pers di kantor gubernur NTT, beberapa waktu lalu (Foto:Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT – Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan, meski provinsi itu kembali ke jalur atau zona hijau karena pasien 01 telah sembuh.

Namun, masyarakat NTT diminta untuk tetap waspada. Karena tre angka Orang Tanpa Gejala (OTG) justru naik.

“Perlu kami sampaikan sebagaimana yang diarahkan tadi oleh juru bicara gugus tugas nasional bahwa walaupun NTT sudah jalur hijau, sudah tidak ada yang positif virus corona. Namun kita harus tetap waspada,” ujar Marius kepada wartawan di Kantor Gubernur NTT, Sabtu (25/04/2020) malam.

Menurut Marius, di Provinsi NTT masih memiliki begitu banyak OTG, ODP dan PDP.

“Yang kita tahu saudara-saudara kita ini kembali dari daerah-daerah atau provinsi-provinsi yang terpapar virus corona masuk ke NTT. Karena itulah kepada saudara-saudari kita yang terkategori OTG atau ODP, baik yang di karantina mandiri maupun yang di karantina terpusat kita harapkan supaya betul-betul menjaga dirinya. Ketika dia menjaga dirinya dia menjaga keselamatan kita semua,” tutur Marius.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef A. Nae Soi sebut Marius, tetap mengharapkan protokol-protokol kesehatan harus benar-benar dipatuhi.

“Kita meminta supaya semua infrastruktur pemerintahan terutama di kabupaten/kota mulai dari kabupaten sampai dengan RT benar-benar memastikan bahwa OTG yang ada di beberapa kabupaten dan kota dan juga ODP dan PDP benar-benar dikontrol secara baik, khususnya untuk OTG dan PDP yang dikarantina mandiri di rumah-rumah atau juga yang terpusat, yang disiapkan oleh pemerintah daerah,” pintanya.

Ia berharap agar yang OTG dan ODP selalu memakai masker.

“Dia menghindari kerumunan, dan tidak keluar dari rumah, dia juga mengikuti arahan para medis dan kita harapkan supaya tidak bandel. Karena kita juga memantau ada juga yang membandel ketika para medis mau memperlakukan protokol-protokol kesehatan,” harapnya.

“Kita mengimbau supaya tinggalkan sikap itu untuk kesehatan 5,4 juta penduduk NTT,” tambah dia.

Ia juga berharap agar penyebaran virus corona yang ekskalatif yang saat ini di berbagai negara termasuk di Indonesia, khususnya NTT bisa bebas dari virus itu.

“Kuncinya adalah bagaimana kita menjaga bersama kesehatan dan kenyamanan NTT,” pungkasnya.

Data Terbaru

Hingga Sabtu malam, data yang terkumpul dari Dinas Kesehatan 22 Kabupaten/Kota se-NTT menyebutkan jumlah OTG 227 orang. OTG saat ini sebanyak 199 0rang. OTG selesai dipantau 28 orang.

Jumlah ODP, PDP dan konfirmasi sebanyak 1645 orang.

ODP sebanyak 1591 orang. Selesai masa pemantauan 981 orang. Yang dirawat 14 orang.

Karantina mandiri sebanyak 549 orang, karantina terpusat 46 orang, kondisi saat ini 609 orang.

PDP sebanyak 12 orang.

Sampel yang dikirim sebanyak 75. 1 sembuh. 51 sampel negatif dan 23 sampel belum ada hasil.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Pemprov NTT Virus Corona
Previous ArticleRelokasi Hunian Warga Lingko Lolok Berdampak pada Kehilangan Identitas Budaya
Next Article Sosok Mayat Pria Ditemukan di Pantai Nangamboa Ende

Related Posts

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026

DPRD NTT Minta 9.000 PPPK Guru dan Nakes Tak Diberhentikan

5 Maret 2026

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.