Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HUKUM DAN KEAMANAN»Sosok Mayat Pria Ditemukan di Pantai Nangamboa Ende
HUKUM DAN KEAMANAN

Sosok Mayat Pria Ditemukan di Pantai Nangamboa Ende

By Redaksi26 April 20201 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Sesosok mayat pria ditemukan warga di Pantai Nangamboa, Desa Ondorea Barat, Kacamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, NTT pada Sabtu (25/04/2020), sekitar pukul 16.00 Wita.

Sesosok mayat tersebut diketahui berinisial MJ (62) warga Dusun 3, Desa Ondorea Barat.

Kapolres Ende AKBP Achmad Muzayin melalui Kasat Reskrim Polres Ende AKP Lorensius menerangkan, mayat MJ terlentang di tepi Pantai Nangamboa dalam keadaan telanjang dan terdapat luka di bagian kepala yang masih mengalirkan darah segar.

Berdasarkan keterangan saksi, jelas Kasat Lorensius, korban sering mandi laut setiap pagi. Kebiasaan ini sejak korban kembali merantau di Malaysia setahun lalu.

“Menurut keterangan saksi korban sering mengeluh sakit. Diduga menderita penyakit diabetes yang menurut korban penyakit tersebut bisa sembuh dengan mandi di laut pada waktu pagi atau sekitar Pukul 05.00 Wita,” terang Kasat Reskrim.

Atas peristiwa itu, jelas Lorensius, pihaknya langsung turun mengolah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang tanda larang Polisi.

Korban juga dikabarkan telah menjalani proses visum oleh dokter di Puskesmas dan pihak polisi masih menunggu hasil sebab-sebab kematian.

“Keluarga korban menerima secara ikhlas kematian korban dan tidak mempermasalahkan serta menolak untuk dilakukan autopsi mayat,” terang Kasat Lorensius.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende Polres Ende
Previous ArticleMeski Zona Hijau, NTT Masih Banyak OTG dan ODP
Next Article Warga Luwuk: Manusia Saja yang Beranak, Tanah Tidak

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Jaksa Agung Ambil Alih Dugaan Korupsi Rp49,8 Miliar di Ende

8 Juli 2026

Satreskrim Polres Mabar Selesaikan Kasus Penipuan Wisatawan Malaysia lewat Restorative Justice

1 Juli 2026
Terkini

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026

Jelang Pelantikan Pejabat, Pemkab Nagekeo Bantah Isu Retaknya Hubungan Bupati dan Wakil Bupati

13 Juli 2026

Kesuburan  “Tanah” Hidup: Sinergi Sabda, Hati, dan Kelestarian Ekologis

12 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.